Langsung ke konten utama

Postingan Terbaru

Gerak dan Teknik Dasar Permainan Bola Tangan

Cara Melakukan Guling Ke Belakang ( Back Roll ) dan Lompat Harimau

Cara Melakukan Guling Ke Belakang ( Back Roll ) dan Lompat Harimau

Bila siswa telah dapat melakukan guling depan maka selanjutnya akan diberi latihan guling ke belakang.Cara melakukan guling kebelakang ( Back Roll ) sebagai berikut :


Latihan 1
Tidur terlentang angkat kedua kaki hingga mengenai lantai diatas kepala dan dilakukan secara berulang-ulang.

Latihan 2
Latihan seperti diatas dengan menempatkan menempatkan kedua tangan disisi telinga, dengan jari-jari menuju bahu.

Latihan 3
Latihan 1 dan 2 disertai tolakan kedua tangan lakukan secara berulang-ulang.

Latihan 4 
Sikap berjongkok,kedua tangan di sisi telinga menjatuhkan badan ke belakang,menolak dengan kedua tangan saat kaki melewati kepala.Pada saat menjatuhkan badan kebelakang kepala tidak mendahului,tetap dagu dekat dada.

Latihan 5
Latihan 4 dilakukan di atas matras yang dipasang condong atau miring

Latihan 6
Bila tolakan atas kedua tangan,tekukan kepala dan sikap kaki sudah baik,melakukan guling kebelaang dari sikap berdiri ( didahului sikap berjongkok ) pada matras yang dipasang miring.


Lompat Harimau

Lompat Harimau dapat diberikan bila siswa sudah menguasai gerakan guling kedepan.Cara melakukan lompat harimau sebagai berikut :


Latihan 1
Sikap jongkok,kedua lengan sejajar kemuka setinggi bahu.Tempatkan sebuah bola di depan siswa dan tugas siswa melompati bola tersebut diakhiri dengan guling depan.Jarak bola dan ujung kaki 30-40 cm.

Latihan 2
Seperti latihan 1,bola dijauhkan berjarak 50-60 cm

Latihan 3
Dengan awalan,guling depan diatas peti lompat/matras yang disusun setinggi 40 cm,jarak batas tolak lompat dan peti 60 cm.

Latihan 4
Matras direndahkan dan jarak diperjauh 80 cm..Selanjutnya dijalankan terus dengan mengurangi tinggi matras serendah mungkin.Tetapi disyaratkan daya tolak lompatan yang tinggi dengan sikap kedua lengan direntangkan lurus kedepan pada saat melompat.

Latihan 5
Dengan awalan,melompati tongkat yang dipegang tinggi 75 cm diakhiri dengan guling depan diatas matras yang tingginya 50 cm.Jarak batas lompat dan tempat mendarat 1 m,jarak tongkat yang dipegang kurang lebih 75 cm.

Latihan 6
Seperti latihan 5,dengan menambah tinggi tongkat yang dipegang atau meletakkan sesuatu benda sebagai rintangan dan memperbesar batas tolak lompat.

Latihan 7
Dengan awalan, melompat dan jah kedepan,mendarat dengan guling depan di atas matras tanpa diberi rintangan.

Dengan cara bantuan :
Pembantu berada di sisi matras dan siap untuk membantu.Pembantu dengan cepat mendekati tempat mendarat siswa di matras dengan menempatka tangan di tengkuk siswa dan membantunya dengan agak mengangkatnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kombinasi Gerak Dominan dalam Senam

Kombinasi Gerak Dominan dalam Senam
Gerak senam terbentuk dari berbagai kombinasi pola gerak dominan atau gerak dasar yang membentuknya. Agar kamu mampu mempraktikkan senam dengan baik, terlebih dahulu harus memahami dan menguasai gerak dasarnya. Tahukah kamu kombinasi gerak dominan dalam aktivitas senam ?
Pada pelajaran ini, kamu akan mempelajari berbagai kombinasi gerak dominan dalam senam. Pelajari materi ini dengan disiplin dan berbagi peralatan dengan teman agar pembelajaran berjalan dengan lancar.
Senam diperagakan dengan menampilkan suatu pola gerak yang dikenal dengan istilah pola gerak dominan. Tahukah kamu gerakan-gerakan yang dominan diperagakan dalam senam ?
A. Gerak Dominan dalam Senam
Sebelum mempelajari kombinasi pola gerak senam, terlebih dahulu kamu harus memahami gerak dasar dalam senam. Cermatilah uraian berikut dengan sungguh-sungguh.
1. Pengertian Gerak Dominan Senam

Pola gerak dominan adalah pola gerak yang mendasari terbentuknya keterampilan sehingga perannya dian…

Kombinasi Gerak Dasar Jalan, Lari, Lompat, dan Lempar

Kombinasi Gerak Dasar Jalan, Lari, Lompat, dan Lempar
Jalan, lari, lompat, dan lempar merupakan gerak dasar yang biasa dilakukan dalam kegiatan sehari-hari. Namun, terkadang masih ada yang belum dapat mempraktikkannya dengan baik begitu juga ketika gerakan-gerakan digabungkan menjadi satu rangkaian gerak. Hal itu memerlukan pemahaman dan latihan gerak agar gerakan dapat dipraktikkan dengan kombinasi gerak yang baik.
A. Kombinasi Gerak Dasar Jalan, Lari, dan Lompat
Rangkaian gerak melompat dapat dipraktikkan dengan kombinasi gerak jalan, lari, dan lompat. Untuk mengetahui kombinasinya, pelajari tahapan dan kombinasi gerak jalan, lari, dan lompat berikut ini.
1. Tahapan Kombinasi Gerak Jalan, Lari, dan Lompat
Kombinasi gerak jalan, lari, dan lompat dapat dipraktikkan melalui tahapan gerak berikut ini.
a. Awalan
Awalan lompat dilakukan dengan cara berjalan atau berlari. Berlari dilakukan untuk menambah daya dorong saat melakukan tolakan. Awalan geraknya dapat dilakukan dengan cara berikut.

Dasar-Dasar Penyelamatan Diri di Air

Dasar-Dasar Penyelamatan Diri di Air


Kecelakaan di air dapat terjadi di kolam renang, sungai, danau, laut, dan lainnya. Kecelakaan di air yang paling umum dikarenakan manusia tidak bisa berenang. Keterampilan berenang tidak diperoleh begitu saja melainkan harus dengan berlatih dari teknik-teknik dasarnya. Berikut beberapa poin yang harus kalian pahami tentang penyelamatan diri di air.
1. Penyebab Kecelakaan di Air
Bahaya-bahaya yang sering terjadi di kolam renang antara lain disebabkan beberapa hal berikut. a. Tidak melakukan pemanasan (warming up) b. Tidak menguasai teknik berenang yang baik. c. Terlalu lelah atau terlalu lama berenang. d. Belum sarapan (makan) sebelum latihan renang. e. Terlalu dekat waktu makan dengan waktu berenang (sebaiknya 2 jam sebelum berenang)
2. Macam-Macam kecelakaan di Air
Berbagai macam kecelakaan atau cedera yang sering menimpa seorang siswa atau atlet yang sedang berenang di kolam renang, antara lain sebagai berikut. a. Tenggelam, yaitu termasuk penyebab…

Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Bola Besar

Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Bola Besar
Secara umum, gerak dasar dalam permainan bola besar dapat dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif. Ketiga gerak dasar tersebut dapat dipraktikkan secara bersama atau dalam rangkaian gerak. Misalnya, ketika melakukan gerak menggiring bola berkelok, kamu melakukan tiga gerak sekaligus, yakni gerak berpindah tempat ( lokomotor ), meliukkan badan ( nonlokomotor) dan mendorong bola dengan kaki ( manipulatif ).
1. Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif Melalui Permainan Sepak Bola.

Keterampilan gerak dalam permainan sepak bola tidak terlepas dari kombinasi gerak lokomotor,nonlokomotor dan manipulatif. Gerak berlari saat menggiring bola, mengayun lengan atau tungkai pada saat akan menendang dilanjutkan dengan gerak menendang bola merupakan kombinasi gerak dasar dalam permainan ini. Kombinasi gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulat…

Aktivitas Daya Tahan Jantung Paru

Aktivitas Daya Tahan Jantung Paru
Kebugaran jasmani dipengaruhi oleh aktivitas jasmani seseorang. Bagaimana keadaan kebugaran jasmanimu dalam keadaan prima, bukan ?
Pada pelajaran ini, kamu akan mempelajari aktivitas daya tahan jantung paru untuk meningkatkan kebugaran jasmanimu. Dengan mempelajari hal tersebut, kamu diharapkan mampu memahami prosedur aktivitas daya tahan dengan baik. Selain itu, kamu juga diharapkan mampu mempraktikkan berbagai aktivitas untuk melatih daya tahan jantung paru, baik melalui permainan maupun perlombaan.
Pernahkan kamu melakukan aktivitas daya tahan jantung-paru? Aktivitas daya tahan jantung-paru merupakan aktivitas yang dilakukan secara berulang-ulang dalam waktu yang lama. Misalnya, jika berlari dilakukan secara berulang dalam waktu yang lama termasuk ke dalam latihan daya tahan jantung paru. Begitu juga dengan kegiatan lainnya, misalnya berenang yang dilakukan secara berulang-ulang dalam waktu yang lama. Agar kamu lebih memahami aktivitas daya tahan j…