-->

Pengertian dan Sejarah Permainan Bola Tangan



Sebelum anda mendalami permainan sebaiknya diketahui sebelum tentang permainan secara umum. Ada tiga pembagian dari permainan, yaitu :
  1. Offencial Games
  2. Lead Games
  3. Low Organisation Games
Official Games adalah permainan yang mempunyai induk organisasi resmi yang diakui oleh tingkat Nasional maupun Internasional. Dimana peraturan atau aturan-aturannya yang telah ditentukan untuk suatu pertandingan tidak dapat dirubah. Dan dalam pembelajaran pendidikan jasmani disekolah hal ini belum diberikan ditingkat SD (Sekolah Dasar) sebelum anak matang sampai penguasaan keteramplan spesifik dan spesialisasi.

Lead games adalah salah satu permainan yang akan diberikan sebagai pembelajaran pendidikan jasmani di Sekolah.

Permainan ini adalah permainan yang dimodifikasi dan mengarah pada cabang olahraga resmi yang dipelajari.

Apa saja yang dapat dimodifikasi, yaitu perlengkapan yang digunakan, lapangan, dan jumlah pemain. Sebagai contoh permainan voli, sepak bola dan bola tangan, bola yang dipakai adalah bola balon, bola karet dan sebagainya.

Low Organisation Games adalah permainan yang mempunyai peraturan yang tidak mengikat yang sering disebut permainan kecil. Peraturan permainan ini alat dan lapangan serta jumlah pemain tidak ditentukan oleh suatu peraturan resmi. Jadi permainan ini dapat diciptakan oleh siapapun baik Dosen, Guru, Mahasiswa maupun siswa dalam pembelajaran. Dalam permainan ini diusahakan agar permainan menarik, menggembirakan dan dapat melibatkan semua komponen serta mengarah kepada pola gerak dasar cabang olahraga yang akan dipelajari.

Pengertian dan Sejarah Permainan Bola Tangan

1. Pengertian Bola Tangan

Bola Tangan adalah suatu olahraga beregu yang dapat dimainkan oleh anak-anak, remaja, dewasa maupun orang tua. Olahraga ini menuntut adanya kesegaran jasmani yang baik dan sportifitas yang tinggi.

Bentuk permainan bola tangan ini dapat dikatakan merupakan gabungan dari permainan sepak bola dan permainan bola basket. Peralatan utama yang dibutuhkan adalah satu bola dan dua buah gawang serta satu lapangan.

Dalam permainan, setiap regu harus berusaha memasukkan bola ke gawang lawan, maka regunya memperoleh nilai 1 ( satu ). Regu yang memperoleh lebih banyak nilai pada akhir perminan/pertandingan dinyatakan sebagai pemenang.

Bola tangan merupakan permainan yang cukup menarik untuk dilihat, sederhana namun mempunyai berbagai unsur yang baik sebagai suatu cabang olahraga permainan beregu, karena permainan ini dituntut adanya taraf kesegaran jasmani yang tinggi, rasa sportifitas yang tinggi, kerjasama yang baik dan disiplin yang tinggi.

Salah satu keuntungan bola tangan adalah pengaruhnya yang baik terhadap pertumbuhan tubuh pada siswa. Seluruh organisme tubuh dapat terlatih secara harmonis, lari, lompat dan lempar merupakan unsur yang sangat penting dalam permainan bola tangan.

2. Sekilas Sejarah Permainan Bola Tangan

Permainan bola tangan yang kita kenal sekarang ini, pertama kali diperkenalkan pada tahun 1890 oeh seorang guru senam dan tokoh gymnastic dari perkumpulan turnamen di Radenburg, Jerman yaitu Konrad Koch dan max Haizer. Pada tahun 1917 Max Haizer menciptakan permainan yang diberi nama Torball, kemudian tahun 1919 Carl Scheleur mengubah permainan torbal menjadi Hand Ball di Jerman. Permainan bola tangan berkembang dengan pesatnya dan pada tahun 1928 yang bertepatan dengan dilangsungkannya Olympic Games, wakil dari 11 negara mengadakan pertemuan di Amsterdam Belanda. Dari hasil pertemuan tersebut terbentuklah suatu Organisasi Federasi Bola Tangan Dunia yang dinamakan IAHF, International Amateur Hand Ball Federation, dengan Presiden/ketua adalah Every Brundage.

Kemudian setelah perang dunia berakhir, IAHF berubah nama menjadi IHF, International Hand Ball Federation, dan sebagai presiden/ketuanya adalah Shiekh Faid Al-Ahmad Al- Sabah dari Kwait.
Di indonesia permainan boa tangan telah dilakukan sejak penjajahan Belanda, tetapi sayang sampai sekarang tidak banyak dikenal oleh masyarakat. Hal ini dapat dilihat dengan tidak adanya top organisasi atau induk organisasi/perkumpulan-perkumpulan bola tangan, serta tidak adanya pertandingan-pertandingan yang diselenggarakan.

Pada tahun 1951 permainan bola tangan merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON VII di Jakarta, yang hanya diikuti oleh Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jakarta.
Permainan bola tangan juga pernah dimainkan sebagai salah satu cabang olahraga pada POM, Pekan Olahraga Mahasiswa, akan tetapi setelah POM di Medan permainan bola tangan dicoret dari daftar cabang olahraga yang dipertandingkan, karena dianggap sebagai cabang olahraga yang sangat mudah menimbulkan perkelahian.

Permainan bola tangan di Indonesia banyak dikenal dikalangan pelajar, baik di Sekolah Dasar maupun di Sekolah Lanjutan karena permainan ini merupakan salah satu cabang olahraga yang diaarkan.

Jenis-jenis Permainan Bola Tangan

Ada tiga macam permainan bola tangan yang umumnya dimainkan, yaitu : bola tangan dengan 11 orang pemain dan bola tangan dengan 7 orang pemain. Di Inggris terdapat bentuk ketiga, yaitu bola tangan dengan 5 orang pemain. Menurut cara permainannya, pemain bola tangan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
  • Outdoor Hand Ball, adalah permainan bola tangan yang dimainkan di lapangan terbuka dengan menggunakan lapangan sepak bola.
  • Indoor Hand Ball, adalah permainan bola tangan yang dimainkan di lapangan tertutup/gedung.
  • Gabungan dari Indoor Hand Ball dan Outdoor Hand Ball, yaitu permainan bola tangan yang dilakukan di lapangan terbuka, akan tetapi menggunakan peraturan Indoor Hand Ball.


( Drs. Palgunadi )

Related Posts

Subscribe Our Newsletter