Langsung ke konten utama

Postingan Terbaru

Gerak dan Teknik Dasar Permainan Bola Tangan

Teknik Dasar Renang Gaya Dada

Teknik Dasar Renang Gaya Dada

Kalian tentu pernah mengamati gerakan katak saat berenang bukan? Renang gaya dada atau breast stroke disebut juga renang gaya katak. Disebut demikian karena gaya renang ini mirip sekali dengan cara katak berenang. Gaya dada merupakan gaya berenang yang memiliki ciri gerakan cukup santai sehingga tepat untuk berenang dengan tujuan bersenang-senang. Gerakan yang halus pada gaya dada dapat membuat tubuh tidak terlalu cepat lelah. Menggunakan gaya dada saat berenang memungkinkan perenang dapat mengambil napas saat mulut sedang berada di atas air setelah 2-4 kali gerakan tangan dan kaki. Namun, gaya dada memiliki kecepatan paling lambat dibandingkan dengan teknik renang lainnya.

Gaya dada dilakukan dalam posisi telungkup dalam air (dada menempel ke air), Posisi tubuh stabil, lalu bergerak maju dengan gerakan tangan dan kaki secara serentak. Kedua kaki digerakkan dengan cara menendang- nendang ke luar air dan kedua tangan lurus ke arah depan. Kedua tangan lalu dibuka ke posisi samping, ini bertujuan supaya badan lebih mudah dan cepat untuk melaju ke arah depan.

1. Perlengkapan
Sebelum melakukan olahraga renang, sebaiknya kalian mengetahui terlebih dahulu peralatan penunjang olahraga ini. Berikut ini perlengkapan dalam belajar renang gaya dada.

a. Kolam renang
Kolam renang yang digunakan untuk lomba harus mengikuti aturan-aturan yang ditetapkan oleh badan renang internasional yaitu Federation Internationale de Natation (FINA).

b. Peralatan
Peralatan-peralatan yang digunakan dalam renang sebagai berikut.
  • Pakaian renang
  • Penutup kepala
  • Kacamata renang
  • Papan pelampung
  • Pelampung
2. Teknik Dasar Renang Gaya Dada
Renang gaya dada pada dasarnya dapat dikuasai dengan memerhatikan teknik posisi tubuh, gerakan kaki, gerakan tangan, gerakan rotasi tangan, gerakan lengan, pernapasan, dan koordinasi gerakan.

a. Posisi tubuh
Ada dua macam posisi tubuh renang gaya dada pada saat meluncur atau saat kedua tangan lurus kedepan, yaitu menurut versi Amerika Utara dan versi Eropa Timur.

1). Versi Eropa Utara : saat kedua lengan lurus di depan sebagian besar dari kepala, posisi bahu dan pinggul sedikit berada di atas permukaan air (sikap tubuh hampir datar atau streamline). Saat mengambil napas, kedua lengan melakukan rangkaian gerak sapuan keluar, hingga kembali ke posisi istirahat untuk lurus kedepan. Untuk mengambil udara dari atas permukaan air dengan cara mengangkat bagian kepala dengan leher.

2). Versi Eropa Timur : saat kedua lengan lurus di depan, seluruh kepala, bahu, lengan atas berada di permukaan air ditambah sedikit bagian pinggul agak terangkat naik.

b. Gerakan meluncur
Meluncur merupakan gerakan paling dasar dalam berenang. Gaya meluncur dipakai oleh sebagian besar teknik renang termasuk renang gaya dada. Langkah ini penting dikuasai agar tubuh dapat menyesuaikan suhu air dan mengurangi risiko cidera dalam air. Cara melakukan gerakan meluncur sebagai berikut.
renang

1). Berdiri menempel pada pinggiran kolam renang dengan satu kaki menempel pada dinding kolam.
2). Posisi badan membungkuk sejajar dengan permukaan air dan posisi tangan lurus ke depan mengepit kedua daun telinga.
3). Dorong badan kuat-kuat dengan kaki yang menempel pada dinding kolam, lalu tubuh akan meluncur kedepan.
4). Posisikan tangan, kaki, dan tubuh lurus ke depan sejajar dengan permukaan air lalu jagalah keseimbangan badan.

c. Gerakan kaki
Gerakan kaki (kicking) renang gaya dada berupa gerakan kaki menyerupai gerakan ekor lumba-lumba (whip kick), yang pada saat istirahat, yaitu fase ketika kedua tugkai kaki bagian bawah ditarik serentak mendekati pinggul dan kemudian setelah fase itu dilakukan pergelangan kedua kaki diputar mengarah keluar hingga membentuk sudut kurang lebih 50 derajat. Cara melakukannya sebagai berikut.

1). Posisi badan telungkup sejajar dengan air.
2). Berpegangan pada dinding kolam renang.
3). Kepala berada pada permukaan air (bisa bernapas)
4). Tarik kedua kaki ke arah samping lalu luruskan kembali seperti katak ketika berenang.
5). Buat lecutan ketika kaki akan menutup.
6). Lakukan dengan kondisi kaki rileks.
7). Lakukan berulang kali sampai gerakan menjadi sempurna.

d. Gerakan tangan

Cara menggerakkan tangan saat berenang sebagai berikut.
1). Posisikan kaki menempel pada dinding kolam renang.
2). Luruskan kedua tangan dan kepala terlihat jelas dari atas permukaan air.
3). Tarik kedua tangan ke arah dada secara bersamaan sembari mendayung air dengan telapak tangan.
4). Latihan ini dapat kalian gunakan dengan bantuan papan pelampung.

e. Gerakan rotasi tangan (hand rotation)

Berikut gerakan rotasi tangan renang gaya dada.
1). Versi Amerika Utara
  • Fase istirahat (recovery), saat kedua lengan lurus di depan.
  • Fase membuka ke luar (outward), saat kedua tangan membuka ke luar hingga lebih lebar dari perpanjangan garis bahu.
  • Fase menangkap (catch), fase ini dilakukan setelah akhir dari melakukan fase membuka, saat mengerjakan fase ini usahakan posisi siku tinggi (high elboe) untuk memutar pergelangan tangan.
2). Versi Eropa Timur
  • Fase istirahat (recovery) saat kedua lengan lurus do depan.
  • Fase membuka keluar (outward), saat kedua tangan membuka ke samping hingga perpanjangan garis bahu. Sudut yang dibentuk antar telapaj tangan dengan permukaan air pada saat menyapu keluar adalah 30 - 45 derajat dan sudut yang dibentuk antara lengan bawah dengan tanga pada pergelangan adalah 15- 30 derajat
  • Fase mendorong ke dalam (push), fase ini dilakukan setelah berakhirnya fase membuka keluar, saat melakukan fase mendorong ke dalam telapak tangan saling berhadapan serentak dengan menutup telapak tangan hingga bertemu, kedua siku dan lengan juga menutup hingga keduanya bertemu pada satu garis lurus di bawah dagu.
3). Versi Canada

Versi Canada berkembang dari versi Eropa Timur, sehingga beberapa fase yang dilakukan pada fase Eropa Timur juga dilakukan pada fase Canada.
  • Fase istirahat dan fase membuka keluar tetap sama, dan perbedaannya terletak pada fase mendorong.
  • Fase menutup ke dalam (inward sweep) dilakukan setelah berakhirnya fase membuka keluar dilanjutkan dengan melakukan sapuan atau ayunan ke dalam. Saat melakukan sapuan ke dalam posisi telapak tangan dengan air membentuk sudut antara 30 - 45 derajat.
f. Gerakan lengan
Cara melakukannya sebagai berikut.


  • Sikap permulaan, berdiri berdiri di tepi kolam menghadap ke arah kolam, kemudian kedua kaki dikaitkan dinding kolam hingga posisi tubuh terlungkup.
  • Posisi kedua, tangan lurus ke depan dengan lengan menempel di telinga.
  • Kedua tangan ditarik ke belakang dengan siku tangan di tekuk. Setelah sampai di samping tubuh kedua tangan diputar ke depan dada kemudian tangan kembali ke posisi lurus ke depan.
  • Gerakan ini dilakukan berulang kali hingga menguasai teknik dasar renang gaya dada dengan baik dan benar.
g. Pernapasan

Gerakan pengambilan napas pada renang gaya dada, yaitu suatu proses menghirup udara pada saat melakukan pergerakan renang. Mengeluarkan udara (napas) dilakukan pada saat fase lengan istirahat, yaitu pada saat tangan didorong ke depan lurus, mulut dan hidung masuk ke permukaan air. Segera setelah itu udara dikeluarkan sedikit demi sedikit melalui mulut dan hidung. Berdasarkan ketiga versi renang gaya dada pengambilan napas antara lain sebagai berikut.
  • Pada versi Amerika Utara pengambilan napas dilakukan pada saat tangan melakukan akhir fase tarikan.
  • Pada versi Eropa Timur pengambilan napas dilakukan pada saat melakukan fase dorongan.
  • Versi Canada mengambil napas dilakukan pada saat melakukan sapuan tangan ke dalam (inward sweep).
h. Koordinasi teknik dasar renang gaya dada

Gerakan koordinasi renang gaya dada adalah tahapan menggabungkan seluruh teknik dasar yang telah dipelajari. Kalian dapat mengomunikasikan aktivitas pembelajaran gerakan koordinasi gerakan kaki, tangan, dan pernapasan renang gaya dada. Cara melakukannya sebagai berikut.
  • Sikap permulaan, perenang melakukan meluncur dari atas kolam.
  • Gerakan kaki ditarik ke depan, kemudian kedua kaki dilecutkan hingga posisi kaki lurus.
  • Disusul gerakan lengan dengan gerakan mendayung. Pada saat tangan mendayung kepala diangkat hingga mulut berada di atas permukaan air untuk mengambil napas.
  • Setelah lengan sampai di samping tubuh kedepan kemudian diluruskan ke depan seperti posisi semula.



Postingan populer dari blog ini

Kombinasi Gerak Dominan dalam Senam

Kombinasi Gerak Dominan dalam Senam
Gerak senam terbentuk dari berbagai kombinasi pola gerak dominan atau gerak dasar yang membentuknya. Agar kamu mampu mempraktikkan senam dengan baik, terlebih dahulu harus memahami dan menguasai gerak dasarnya. Tahukah kamu kombinasi gerak dominan dalam aktivitas senam ?
Pada pelajaran ini, kamu akan mempelajari berbagai kombinasi gerak dominan dalam senam. Pelajari materi ini dengan disiplin dan berbagi peralatan dengan teman agar pembelajaran berjalan dengan lancar.
Senam diperagakan dengan menampilkan suatu pola gerak yang dikenal dengan istilah pola gerak dominan. Tahukah kamu gerakan-gerakan yang dominan diperagakan dalam senam ?
A. Gerak Dominan dalam Senam
Sebelum mempelajari kombinasi pola gerak senam, terlebih dahulu kamu harus memahami gerak dasar dalam senam. Cermatilah uraian berikut dengan sungguh-sungguh.
1. Pengertian Gerak Dominan Senam

Pola gerak dominan adalah pola gerak yang mendasari terbentuknya keterampilan sehingga perannya dian…

Kombinasi Gerak Dasar Jalan, Lari, Lompat, dan Lempar

Kombinasi Gerak Dasar Jalan, Lari, Lompat, dan Lempar
Jalan, lari, lompat, dan lempar merupakan gerak dasar yang biasa dilakukan dalam kegiatan sehari-hari. Namun, terkadang masih ada yang belum dapat mempraktikkannya dengan baik begitu juga ketika gerakan-gerakan digabungkan menjadi satu rangkaian gerak. Hal itu memerlukan pemahaman dan latihan gerak agar gerakan dapat dipraktikkan dengan kombinasi gerak yang baik.
A. Kombinasi Gerak Dasar Jalan, Lari, dan Lompat
Rangkaian gerak melompat dapat dipraktikkan dengan kombinasi gerak jalan, lari, dan lompat. Untuk mengetahui kombinasinya, pelajari tahapan dan kombinasi gerak jalan, lari, dan lompat berikut ini.
1. Tahapan Kombinasi Gerak Jalan, Lari, dan Lompat
Kombinasi gerak jalan, lari, dan lompat dapat dipraktikkan melalui tahapan gerak berikut ini.
a. Awalan
Awalan lompat dilakukan dengan cara berjalan atau berlari. Berlari dilakukan untuk menambah daya dorong saat melakukan tolakan. Awalan geraknya dapat dilakukan dengan cara berikut.

Dasar-Dasar Penyelamatan Diri di Air

Dasar-Dasar Penyelamatan Diri di Air


Kecelakaan di air dapat terjadi di kolam renang, sungai, danau, laut, dan lainnya. Kecelakaan di air yang paling umum dikarenakan manusia tidak bisa berenang. Keterampilan berenang tidak diperoleh begitu saja melainkan harus dengan berlatih dari teknik-teknik dasarnya. Berikut beberapa poin yang harus kalian pahami tentang penyelamatan diri di air.
1. Penyebab Kecelakaan di Air
Bahaya-bahaya yang sering terjadi di kolam renang antara lain disebabkan beberapa hal berikut. a. Tidak melakukan pemanasan (warming up) b. Tidak menguasai teknik berenang yang baik. c. Terlalu lelah atau terlalu lama berenang. d. Belum sarapan (makan) sebelum latihan renang. e. Terlalu dekat waktu makan dengan waktu berenang (sebaiknya 2 jam sebelum berenang)
2. Macam-Macam kecelakaan di Air
Berbagai macam kecelakaan atau cedera yang sering menimpa seorang siswa atau atlet yang sedang berenang di kolam renang, antara lain sebagai berikut. a. Tenggelam, yaitu termasuk penyebab…

Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Bola Besar

Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Bola Besar
Secara umum, gerak dasar dalam permainan bola besar dapat dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif. Ketiga gerak dasar tersebut dapat dipraktikkan secara bersama atau dalam rangkaian gerak. Misalnya, ketika melakukan gerak menggiring bola berkelok, kamu melakukan tiga gerak sekaligus, yakni gerak berpindah tempat ( lokomotor ), meliukkan badan ( nonlokomotor) dan mendorong bola dengan kaki ( manipulatif ).
1. Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif Melalui Permainan Sepak Bola.

Keterampilan gerak dalam permainan sepak bola tidak terlepas dari kombinasi gerak lokomotor,nonlokomotor dan manipulatif. Gerak berlari saat menggiring bola, mengayun lengan atau tungkai pada saat akan menendang dilanjutkan dengan gerak menendang bola merupakan kombinasi gerak dasar dalam permainan ini. Kombinasi gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulat…

Aktivitas Daya Tahan Jantung Paru

Aktivitas Daya Tahan Jantung Paru
Kebugaran jasmani dipengaruhi oleh aktivitas jasmani seseorang. Bagaimana keadaan kebugaran jasmanimu dalam keadaan prima, bukan ?
Pada pelajaran ini, kamu akan mempelajari aktivitas daya tahan jantung paru untuk meningkatkan kebugaran jasmanimu. Dengan mempelajari hal tersebut, kamu diharapkan mampu memahami prosedur aktivitas daya tahan dengan baik. Selain itu, kamu juga diharapkan mampu mempraktikkan berbagai aktivitas untuk melatih daya tahan jantung paru, baik melalui permainan maupun perlombaan.
Pernahkan kamu melakukan aktivitas daya tahan jantung-paru? Aktivitas daya tahan jantung-paru merupakan aktivitas yang dilakukan secara berulang-ulang dalam waktu yang lama. Misalnya, jika berlari dilakukan secara berulang dalam waktu yang lama termasuk ke dalam latihan daya tahan jantung paru. Begitu juga dengan kegiatan lainnya, misalnya berenang yang dilakukan secara berulang-ulang dalam waktu yang lama. Agar kamu lebih memahami aktivitas daya tahan j…