Langsung ke konten utama

Postingan Terbaru

Cara Membuat Pionering Kaki Tiga Dalam Pramuka

7 Teknik Lari Jarak Menengah Untuk Mencapai Kecepatan Terbaik yang Perlu Diketahui

7 Teknik Lari Jarak Menengah Untuk Mencapai Kecepatan Terbaik yang Perlu Diketahui

Lari merupakan salah satu cabang atletik yang cukup populer, dimana cabang olahraga ini terdiri dari beberapa kelas diantaranya yaitu, lari jarak jauh, lari jarak menengah, lari jarak pendek, dan lari estafet. Berikut ini uraian 7 Teknik Lari Jarak Menengah Untuk Mencapai Kecepatan Terbaik yang Perlu Diketahui.

Lari jarak menengah dibagi lagi menjadi 3 nomor berdasarkan jarak lintasan lari yaitu sepanjang 800 meter, 1500 meter, dan 3000 meter. Dalam melakukan lari jarak menengah terdapat berbagai teknik agar kamu bisa memaksimalkan peluang untuk mencapai kecepatan terbaik. Berbagai aspek seperti kecepatan, kekuatan, dan stamina sangatlah dibutuhkan. Berikut adalah beberapa teknik lari jarak menengah yang perlu kamu pelajari.


1. Teknik Melakukan Awalan (Start)
Dalam melakukan teknik lari jarak menengah start yang digunakan adalah start berdiri. Dan berikut adalah langkah-langkah start berdiri yang bisa kamu praktikkan pada lari jarak menengah.
  • Ketika instruktur memberikan aba-aba "bersedia" pelari harus menempatkan posisi tubuh dibelakang garis start.
  • Dan ketika instruktur memberikan aba-aba "siap" dan tempatkan kaki kiri di depan dengan sedikit menekuknya, sedangkan kaki kanan ditempatkan di belakang dengan posisi lurus.
  • Condongkan tubuh sedikit kedepan dan beban tubuh bertumpu pada kaki kiri.
  • Posisi tangan dibiarkan dengan posisi rileks, dan siku sedikit ditekuk.
  • Arah pandangan mengarah kedepan dan posisi kepala, leher dalam keadaan rileks.
2. Teknik Awalan Lari
Setelah pelari berada posisi bersedia kamu tinggal menunggu aba-aba selanjutnya yang biasanya dengan kata-kata "Ya" atau dengan suara pistol. Aba-aba tersebut menandakan kamu sudah diperbolehkan untuk berlari. Langkahkan kaki kanan ke depan den dengan dibarengi ayunan lengan kiri kedepan dan lengan kanan ke belakang, dilanjutkan melangkahkan kaki kiri sebagai kaki tolakan untuk menghasilkan awalan lari secara maksimal.

3. Teknik Saat Berlari
Pada dasarnya teknik yang digunakan dalam lari jarak menengah hampir sama dengan lari jarak pendek dimana kamu harus memacu kecepatan lari secepat-cepatnya. Namun dalam lari jarak menengah memiliki lintasan yang lebih jauh atau lebih panjang jika dibandingkan dengan lari jarak pendek. Untuk itu kamu juga harus memperhatikan stamina. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat kamu berlari di nomor lari jarak menengah.
  • Posisi badan agak dicondongkan ke depan kurang lebih 10 derajat saat berlari.
  • Ayunan lengan dilakukan dengan rileks pada saat posisi lengan berada di atas pinggang secara bergantian sesuai dengan ritmenya dengan gerakan kaki, biasanya lengan akan secara otomatis melakukan gerakan naik turun seiring dengan langkah kaki. Sudut dari lengan usahakan berada antara 100 sampai 110 derajat.
  • Perlebar langkah kaki sesuai dengan jangkauan tungkai untuk memaksimalkan gerakan lari kamu.
  • Usahakan jangan sampai mengangkat paha/tungkai terlalu tinggi ketika mengayunkan lutut janggan sampai melebihi pinggang.
  • Frekuensi langkah kaki usahakan jangan terlalu cepat.
  • Perhatikan juga kecepatan lari kamu untuk menghemat tenaga/stamina.
4. Aspek-aspek yang Perlu Diperhatikan dalam lari jarak menengah.
Dalam lari jarak menengah, selain menghasilkan kecepatan yang maksimal tentunya kamu juga harus memperhatikan stamina dalam berlari. Beberapa kesalahan dalam berlari adalah menggebu-gebu di awal, dan pada pertengahan jarak lari kamu akan merasa kelelahan. berikut ini adalah aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam lari jarak menengah.

- Kecepatan (speed)
Perlombaan lari merupakan perlombaan kecepatan dimana yang pertama kali sampai di garis finish adalah pemenangnya. Maka dari itu kecepatan adalah faktor yang penting dalam perlombaan lari, namun kamu juga harus memperhatikan faktor-faktor lain yang juga sangat mempengaruhi kecepatan larimu.

- Stamina (endurance)
Stamina merupakan kekuatan tubuh atau tenaga dalam melakukan lari jarak menengah. Untuk berlari jarak menengah stamina juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

- Gaya (style)
Selain kecepatan dan stamina gaya dalam berlari juga sangat mempengaruhi. Dimana kamu bisa mengatur gerak tubuh antara tangan dan kaki untuk bergerak selaras dengan ritme yang kamu tentukan.

- Langkah (space judgement)
Dalam berlari kamu juga harus memperhatikan jarak jangkauan langkah dimana pada lari jarak menengah, langkah yang digunakan adalah langkah jauh, namun sesuaikan juga dengan panjangnya tungkai kaki kamu, agar betis tidak terlalu lelah dan malah menimbulkan kram yang merupakan jenis cidera pada saat berlari yang sering terjadi karena faktor kelelahan.

- Kepemimpinan (leadership)
Kepemimpinan disini adalah kemampuan kamu untuk menerapkan strategi untuk tubuh sendiri. Kamu harus mengetahui stamina dan beberapa aspek yang lain. Dimana kamu harus mengambil langkah cepat dan lain sebagainya. Untuk itu kamu harus mengenal diri lebih baik lagi.

5. Strategi Lari Jarak Menengah
Untuk dapat memenangkan perlombaan lari jarak menengah ada beberapa strategi yang bisa dilakukan untuk menunjang teknik lari jarak menengah yang sudah kamu pelajari pada uraian di atas. Berikut ini adalah beberapa strategi jarak menengah yang bisa kamu lakukan.
  • Lari pada bagian dalam lintasan
  • Jangan mendahului lawan dari tikungan luar
  • Posisikan diri di tengah kelompok untuk menganalisis kemampuan dan kekuatan dari lawan
  • Jangan menggebu-gebu saat diawal perlombaan untuk menjaga stamina.
6. Teknik Berada di Garis Finish
Menurut peraturan atletik yang dikeluarkan oleh PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) dan IAAF (International Association of Atlheletics Federations), seorang atlet pelari dinyatakan menang atau berhasil masuk garis finish dihitung dari yang pertama kali bagian tubuh pelari yang menyentuh garis finish. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memasuki garis finish.
  • Terus berlari tanpa mengubah sikap dalam berlari, kamu bisa mepercepat lari dengan cara memperlebar langkah kaki dan maksimalkan tenaga yang masih tersisa.
  • Ketika akan mencapai pita sedikit angkat dada dan posisikan tangan berada di samping belakang tubuh atau kamu juga bisa memutar dada dengan mengayunkan tangan ke atas depan sehingga posisi bahu lebih maju.
  • Jangan melompatketika memasuki garis finish.
  • Fokus pada garis finish dan motivasikan diri untuk segera mencapainya.
  • Jangan meraih pita, atau garis finis menggunakan tangan karena hal ini bisa membuat kamu terdiskualifikasi.
  • Jangan berhenti mendadak ketika sudah melewati garis finish. Usahakan berhenti pada jarak kurang lebih 5 meter setelah garis finish.
7. Persiapan Dalam Lari Jarak Menengah
Setelah kamu mengetahui teknik dan strategi dalam berlari. Ada beberapa hal juga yang perlu diperhatikan untuk menyempurnakan dan memaksimalkan teknik dalam berlari agar kamu bisa menjuarai perlombaan dengan sportif dimana teknik ini hampir sama dengan persiapan lari marathon. Berikut beberapa hal persiapan dan pelatihan yang perlu dilakukan sebelum perlombaan lari jarak menengah.
  • Jaga kondisi tubuh dan pola makan untuk memaksimalkan kebugaran tubuh dan menjaga stamina agar tetap bugar.
  • Jangan terlalu tegang pada perlombaan.
  • Mempelajari lawan dengan melakukan observasi dengan cara menonton video atau saat perlombaan untuk menerapkan strategi apa yang digunakan nantinya dalam berlari.
  • Berlatih dan memaksimalkan teknik-teknik dasar seperti teknik start dan irama akselerasi  ketika berlari dan juga beberapa teknik dalam mencapai garis finish.
Itulah 7 Teknik Lari Jarak Menengah Untuk Mencapai Kecepatan Terbaik yang Perlu Diketahui agar kamu bisa memaksimalkan dalam menjuarai perlombaan lari khususnya pada cabang nomor lari jarak menengah. 

Selamat mencoba........!





Komentar

Postingan Populer

Kombinasi Gerak Dominan dalam Senam

Kombinasi Gerak Dasar Jalan, Lari, Lompat, dan Lempar

Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Bola Besar

Dasar-Dasar Penyelamatan Diri di Air

Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Bola Kecil

Variasi Gerak Dasar Pencak Silat

Soal UAS Penjaskes SD Kelas 5 Semester 2 K13