Langsung ke konten utama

Postingan Terbaru

10 Kalimat Singkat Perkenalan Diri Dalam Bahasa Inggris

Hati-hati, Jangan Berlari Tanpa Pemanasan

Hati-hati, Jangan Berlari Tanpa Pemanasan

Ketika kita mendapatkan semangat untuk lari, terkadang kita tergoda untuk langsung menjajal trek dan berlari sekencang mungkin. Tapi hal ini akan menjadi berbahaya jika Anda tidak melakukan pemanasan sebelumnya.

Jika Anda langsung berlari cepat, otot Anda berisiko akan tertarik dan mengalami cedera. Atau, Anda juga akan mengalami kesulitan untuk mempertahankan kecepatan. Hasilnya? Anda akan memperlambat lari dan kelelahan sebelum menyelesaikan porsi latihan Anda secara sempurna.
Pemanasan tepat membuat otot, tulang, dan persendian Anda merenggang: juga membuat ritme jantung meningkat bertahap sehingga Anda bisa menentukan ritme berlari yang ingin Anda jaga - dan pada akhirnya merasakan kepuasan dan mendapatkan energi yang mendorong untuk melakukan latihan berikutnya.

Tiga Tahapan untuk Pemanasan Ini Patut Dicoba:

1. Berjalan

Berjalan pelan selama tiga hingga lima menit. Banyak orang meremehkan kekuatan berjalan sebelum berlari. Namun aktivitas dengan intensitas rendah ini bisa dikatakan paling pas untuk menjadi perantara untuk mengubah tubuh dari semula dalam posisi menjadi berlari. Gerakan yang mirip antara berlari dan berjalan juga membuat otot-otot dan persendian yang akan digunakan dalam berlari memanas dan berjalan juga meningkatkan aliran darah pada otot yang akan digunakan dalam berlari.

2. Berlari kecil

Lakukan enam set dengan jarak kurang lebih 100 meter:
  • Joging ringan selama dua menit
  • Tingkatkan kecepatan secara bertahap pada jarak 60-100 meter setelahnya, dan lalu turunkan kecepatan secara bertahap.
  • Berjalan pelan sambil menggoyang-goyangkan kaki Anda selama 90 detik.
  • Pastikan langkah Anda pendek-pendek agar mengurangi risiko cedera.

3. Peregangan Dinamis

Hanya melakukan peregangan statis (memegang otot lebih dari 30 detik ketika salah satu bagian tubuh direntangkan) tidak dianjurkan karena bisa menjadi penyebab cedera. Lebih baik peregangan dinamis dengan gerakan kaki yang dikendalikan untuk melemaskan otot-otot, meningkatkan ritme jantung, serta meningkatkan suhu tubuh yang akan membantu Anda bisa berlari lebih lama. Peregangan dinamis mencakup: skipping dengan tali, melompat ke samping, joging ke belakang, atau simulasi menendang.

Komentar

Postingan Populer

Kombinasi Gerak Dominan dalam Senam

Kombinasi Gerak Dasar Jalan, Lari, Lompat, dan Lempar

Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Bola Besar

Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Bola Kecil

Dasar-Dasar Penyelamatan Diri di Air

Soal UAS Penjaskes SD Kelas 5 Semester 2 K13

Variasi Gerak Dasar Pencak Silat