Ciri – Ciri Kehidupan Masyarakat Zaman Praaksara Secara Umum

Ciri – Ciri Kehidupan Masyarakat Zaman Praaksara Secara Umum

Setiap makhluk hidup yang diciptakan oleh Tuhan memiliki ciri masing – masing yang berfungsi sebagai pembeda satu dengan yang lainnya. Dengan keberagaman makhluk dengan dibekali ciri masing – masing, setiap makhluk memiliki peran masing – masing di dalam kehidupan ini.


Seperti pada tumbuhan yang  memiliki peran sebagai penyedia makanan utama bagi hewan herbivora. Selain antar makhluk hidup perbedaa juga terdapat pada manusia satu dengan manusia lainnya, baik secara ciri fisik, tingkah laku, gaya bicara atapun yang lainnya, setiap manusia memiliki ciri – cirinya masing – masing.

Manusia memiliki masa hidup rata – rata 60 samapi 70 tahun, selama masa hidup manusia telah mengalami berbagai macam peristiwa. Setiap detik, menit, jam  bahkan tahun peristiwa yang terjadi akan berbeda.

Dari kejadian – kejadian yang telah terjadi di tahun tertentu, para ilmuan mengkaji dan menjadikannya  sebagai ciri yang menjadi pembeda dari tahun – tahun lainnya.

Seperti pada tahun 1998 di kenal sebagai tahun krisis monoter bangsa Indonesia, hal tersebut menjadi salah satu icon sejarah dikarenakan pada tahun tersebut bangsa Indonesia mengalami keterpurukan krus mata uang.

Akibat turunnya kurs mata uang Indonesia dipengaruhi beberapa salah satunya karena tidak setabilannya perokonomian dalam negeri.

Contoh lain, tahun 1945 merupakan tahun kemerdekaan bangsa Indonesia, karena pada tahun tersebut telah terjadi peristiwa berpindanya status negara Indonesia dari negara jajahan menjadi negara yang merdeka.

Berdirinya negara Indonesia tidak terlepas dari campur tangan masyarakat Indonesia terdahulu, mereka memberikan warna dan arti bagi bangsa Indonesia yang tercemin dari adat istiadat, perilaku, gaya hidup dan sebagainya.

Para ilmuan mengelompokkan sejarah bangsa Indonesia ke dalam beberapa periode sesuai dengan peristiwa atau hal – hal yang telah terjadi di masa itu.

Dimasa lalu masyarakat Indonesia telah melalui kehidupan dari masa ke masa, zaman pertama yang tercatat adalah zaman praaksara. Pada masa ini masyarakat Indonesia belum mengenal tulisan dalam kehidupan sehari – hari.

Merekan mengandalakan secara verbal ataupun isyarat untuk berkomunikasi satu dengan lainnya. Di zaman praaksara para ahli sejarawan membaginya ke dalam beberapa periode sesuai dengan ciri – ciri kehidupan masyarakat di masa tersebut.

Semakin bertambahnya tahun,  perkembanganya teknologi pun akan semakin maju, hal tersebut mempermudah para ahli sejarawan untuk merekontruskis  sejarah.

Sejarah yang direkontruksi diambil  dari beberapa sumber yang telah di teliti. Salah satu hasilnya, para sejarawan mampu merekontruksi ciri – ciri kehidupan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia di zaman praaksara ke dalam beberapa point penting.

 Ciri – Ciri Kehidupan Masyarakat Indonesia di Zaman Praaksara

  1. Memiliki kemampuan berlayar dan sistem perdagangan dengan menggunakan perahu cadik dan memanfaatkan angin musim untuk berlayar menjual barang dagangan dari satu wilayah ke wilayah lain.
  2. Memiliki kemampuan bercocok tanam. Di zaman praaksara masyarakarat Indonesia mulai mengenal bercocok tanam di masa Neolitikum, dan berkembang dari masa ke masa hingga mengenal sistem irigrasi untuk menampung air dalam sistem perswahan yang dibangun.
  3. Memiliki kemampuan astronomi. Ilmu astronomi di manfaatkan oleh nenek moyang untuk membantu mementukan arah mata angin dari rasi bintang – bintang yang ada di langit. Selain sebagi petunujuk arah, ilmu astronomi juga bermanfaat untuk mengetahui pergantian musim.
  4. Memiliki sistem macepat. Sistem ini merupakan ilmu atau kepercayaan di zaman praaksara mengenai tata letak suatu bangunan dan dikaitkan dengan tanggal pasaran jawa.
  5.  Memiliki kesenian wayang. Kesenian ini pada walanya merupakan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia sebagai tanda penghormatan kepada arwah para nenek moyang, namun seiring bertambahnya waktu dan adanya pengaruh kebudayaan hindu, kegiatan ini berganti menjadi sebagai sebuah pertunjukkan yang memberikan petuah dan wejangan untuk manusia dalam menjalani hidup.
  6.  Memiliki kesenian gamelan. Kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat untuk menunggu masa tanam padi adalah membuat alat musik gamelan dan akan dimainkan setelah masa panen tiba sebagai pengiring pertunjukan kesenian wayang.
  7.  Sistem pengaturan masyarakat. Masyarakat yang teratur dan demokratis sudah mulai muncul di zaman ini, hal itu terbukti dengan adanya pemimpin yang dipilih langsung dari masyarakarat.
  8.  Sistem ekonomi dan perdagangan. Pada mas ini, masyarakat Indonesia sudah mulai mengenal perokonomian yang terbuti dengan adanya barter atau tukar barang sebagai alat peradagangan di masa itu.
  9.  Memiliki sitem kepercayaan. Sejak periode Neolitikum, para ahli sejarah menyakini bahwa masyarakat Indonesia sudah mulai memiliki kepercayaan. Kepercayaan yang mereka yakini adalah memuja para roh nenek moyang (animisme) dan seiring berjalannya waktu berubah menjadi pemujaan dewa.
beniherawan.xyz
Blogger tapi malas nulis artikel

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter