Pengertian Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Dan Penawaran

Pengertian Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Dan Penawaran

Pada artikel kali ini akan membahas terbentuk keseimbangan pasar dan struktur pasar. Untuk membahas keseimbangan pasar, terlebih dahulu kita harus mengerti konsep permintaan dan penawaran. Perlu disadari bahwa tulang punggung ekonomi pasar dalah permintaan dan penawaran. Keduanya ungkin merupakan konsep ekonomi yang paling fundamental. Itulah sebabnya kita perlu mempelajari pengertian dan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran.

Pengertian Permintaan

Permintaan Tercipta apabila teman-teman memiliki memili keinginan untuk membeli barang dan jasa yang disertai oleh kemampuan untuk membayarnya. Secara sederhana kita bisa mengatakan bahwa permintaan adalah keinginan yang disertai oleh kemampuan untuk membeli barang dan jasa pada tingkat harga dan waktu terentu.


Ada tiga hal penting yang berkaitan dengan konsep permintaan ini. Pertama, kuantitas yang diminta merupakan kuantitas yang diinginkan. Hal ini menunjukan berpa banyak yang ing dibeli konsumen berdasarkan harga barang tersebut, harga barang lain, pendapatan dan selera. kedua, keinginan konsumen tersebut disertai oleh kemampuan serta kesediaan untuk membei. jadi, merupakan permintaan efektif. Ketiga, kuantitas yang diminta dinyaakan dalam satuan waktu. Artinya, jiak disebutkan bahwa kuantitas televisi yang diminta di kota Jakarta adalah 30.000 unit, maka harus jelas apakah 30.000 unit tersebut per hari, perbulan, atau pertahun. Penjualan televisi 30.000 unit per hari adalah angka yang sangat fantastis. Berbeda jika kita katakan bahwa penjualan tersebut adalah per tahun.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan

Faktor utama yang mempengaruhi permintaan adalh harga barang itu sendiri. Adaun beberapa faktor lain yang mempengaruhi permintaan, di antaranya sebagai berikut:

Harga barang komplementer dan barang subtitusi

Faktor yang mempengaruhi permintaan yang pertama adalah pada barang komplomenter, peningkatan harga suatu barang akan menyebabkan penurunan permintaan barang menjadi komplemennya. Barang komplementer adalah barang yang kegunaanya semakin bertambah jika digunakan bersama dengan barang lain. Contohnya adalah mentega dan roti. Jika harga mentega meningkat, permintaan terhadap roti mungkin akan menurun. Sementara itu, pada barang subtitusi, peningktan harga satu barang akan mengakibatkan peningkatan permintaan barang lain yang menjadi subtitusinya. Barang subtitusi adalah barang yang dapat menggantikan barang lain. Contohnya adalah jika harga beras mahal makan orang akan menginsumsi jagung atau singkong sebagai penggantinya. Contoh lainnya, Jika harga tiket pesawat terbang mahal maka oarang akan menggunakan kereta api sebagai saran transportasi alternatif. Akibatnya, kuantitas permintaan barang subtitusi seperti jagung, singkong dan penumpang kereta api dalam kedua contoh tersebut sebelumnya meningkat tajam, meskipun harga tidak berubah.

Jumlah pendapatan

Faktor yang mempengaruhi permintaan yang kedua adalah ketika pendapatan meningkat, konsumen cenderung meningkatkan konsumsi mereka terhadap berbagai barang dan jasa. Sebaliknya ketika pendapatan menurun, konsumen cenderung menurunkan pembelajaannya terhadap berbagai barang dan jasa. Namun demikian, ada barang dan jasa tertentu yang permintaannya justru menurun ketika pendapatan bertambah dan mingkat ketika pendapatan berkurang. Sebagai contoh ketika pendapatan meningkat, keluarga Ana mungkin akan mengurangi makan tempe, dan lebih banyak makan daging. Barang-barang yang permintaannya mernurun ketika pendaptan meningkat dinamakan barang-barang inferior. Sedangkan barang-barang yang permintaanya meningkat ketika pendapatan meningkat disebut barang normal.

Jumlah dan karakteristik penduduk

Faktor yang mempengaruhi permintaan yang ketiga adalah jumlah konsumen mempengaruhi kuantitas total barang dan jasa yang akan di konsumsi. Oleh karena itu, semakin besar jumlah penduduk, semakin besar pula permintaan terhdap barang dan jasa. Selain jumlahnya, struktur usia penduduk juga akan mempengaruhi pola permintaan terhdap barang dan jasa tertentu. Jika pendduk balita pada tahun tertentu meningkat, maka permintaan terhadap barang-barang dan jasa yang dibutuhkan balita akan meningkat. Misalnya, perminaan terhadap jasa dokter anak, permintaan terhadap bubur bayi, susu pakaian balita, dan lain-lain. Urbanisasi (perpindahan penduduk) dari berbagai daerah ke kota-kota besar juga akan mempengaruhi permintaan terhdap barang dan jasa di kota-kota besar tersebut. 

Perubahan tradisi, mode dan selera masyarakat

Faktor yang mempengaruhi permintaan yang keempat adalah selera yang berubah dapat mengakibatkan perubahan permintaan. Sebelum atap genteng populer, masyarakat masih banyak yang menggunakan atap seng. namun, pada saat ini masyarakat semakin menyenangi atap genteng. Akibatnya, permintaan genteng naik. Sebaliknya permintaan atap seng menurun. Contoh lain, ketika mode baju berwarna "milenium" (warna-warna keperakan) mulai digandrungi, kaum ibu dan remaja-remaja putri seolah berlomba memakai baju berwarna milenium denga beragam model. Salah satu contoh lain perubahan selera adalah makin disenangi makanan cepat saji. (fast food). Saat ini bisa dikatakan hampir tidak ada orang yang tidak mengenal Pizza HUt yang populer dengan makanan cepat sajinya.

Perkiraan dan harapan masyarakat

Faktor yang mempengaruhi permintaan yang kelima adalah perkiraan dan harapan juga dapat memperngaruhi permintaan. Keika krisis ekonomi mulai melanda negara kita di tahun 1997, situasi ekonomi menjadi kurang menentu. Banyak masyarakat yang merasa khawatir dan memperkirakan bahwa resesi akan berkepanjangan. DI televisi dan surat-suat kabar diberitahukan terjadinya antrean panjang di pasar-pasar swalayan. Para ibu berebut gula pasir, minyak goreng, susu , mi instan, tepung terigu, serta berbagai barang konsumsi lainnya. Mereka khawatir bahwa harga barang-barang tersebut akan meningkat di kemudian hari. Bahwakan mereka juga Khawatir bahwa stok atau persediaan berbagai barang keperluan konsumsi tersebut akan hilang di pasaran karena produsennya sudah tidak mampu lagi berproduksi.

Contoh lain suatu ketika berbagai surat kabar memberitahukan bahwa pemerintahan sedang membahas kemungkinan membahas kemungkinan untuk menaikkan harga bensi dan minyak tanah. tak pelak lagi, pompa-pompa bensin dan agen-agen minyak tanah diserbu oleh para konsumen. Mereka rela antre sejak semalam sampai siang hari untuk memperoleh bensin dan minyak tanah segera.

kedua contoh diatas menggambarkan perkiraan atau harapan masyarakat akan situasi barang dan jasa keperluan konsumsi di masa datang.

Hari raya keagamaan

Faktor yang mempengaruhi permintaan yang keenam adalah pada saat Hari Lebaran, permintaan terhdap ketupat, daging sapi, kue-kue mukena dan sajah juga dapat meningkat dengan tajam. Begitu pula pada saat Hari Natal, Permintaan akan pohon natal, kaset dan lagu-lagu rohani, kue-kue natal atau berbagai barang suvenir akan meningkat tajam.

Kondisi sosial dan ekonomi

Faktor yang mempengaruhi permintaan yang ketujuh adalah pada waktu situasi keamanan kacau, permintaan terhdap makanan dan senjata tajam mungkin akan meningkat. toko-toko dan perkantoran meningkat tenaga keamanan mereka. Begitu pula dengan penduduk yang berpendapatan tinggi. Mereka beramai-ramai menyewa jasa tenaga keamanan untuk menjga rumah serta harta kekayaan mereka. Sementara itu, sebagian besar orang cenderung mengerjakan berbagai aktivitas di rumah. Hal ini mengakibatkan permintaan terhadap bensin dan jasa angkutan cenderung menurun.

Pengertian dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran

setelah membahas faktor yang mempengaruhi permintaan kita akan membahas faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran

Sadar atau tidak sadar, hampir semua barang yang kita gunakan adalah produksi orang lain. Banyak peralatan atau pakaian yang kita miliki diproduksi di lain kecamatan, lain provinsi bahkan lain negara. Penawaran tidak mempersoalkan jauh dekatnya produsen, tetapi mempersoalkan kuantitas barang yang ditawarkan berkaitan dengan variabel harga. Dengan perkataan lain, penawaran (supply) adalah kuantitas barang dan jasa yang tersedia dan dapat ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu. Pengertian ini berlaku dengan menganggap hal-hal lain selain harga tetap konstan (ceteris peribus)

Faktor utama memengaruhi penawaran adalah harga barang itu sendiri. Adapun beberapa faktor lain yang memengaruhi penawaran, di antaranya sebagai berikut:

Kemajuan teknologi

Faktor yang mempengaruhi penawaran adalah kemajuan teknologi dapat mengubah kombiasi input serta jenis input yang diperlukan dalam proses produksi. Peningkatan teknologi selalu mengandung arti bahwa jumlah input yang dibutuhkan lebih sedikit, atau biaya input yang dibutuhkan berkurang. Jika biaya produksi lebih rendah, produsen terdorong untuk meningkatkan output pun meningkat. Oleh karena itu, peningkatan teknologi produksi akan mendorong peningkaan penawaran.

Biaya produksi

Faktor yang mempengaruhi penawaran adalah  naik-turunnya biaya produksi juga memainkan peran penting dalam memengaruhi penawarn barang dan jasa dari produsen. Misalnya, meningkatnya upah pekerja menyebabkan biaya produksi meningkat. Jika peningkatan biaya sangat tinggi, produsen cenderung untuk mengurangi produksi sehingga menurunkan penawaran. Sebaliknya jika suatu saat biaya bahanbaku  misalnya menurun, produsen dapat membeli lebih banyak bahan baku untuk memproduksi barang dan jasa. Oleh karenanya penawarn bertambah.

Persediaan saran produksi

Faktor yang mempengaruhi penawaran  adalah masalah ekonomi timbul karena tidak seimbangnya sumber daya produksi dibandingkan dengan yang dibutuhkan. Demikian juga halnya dengan produksi. Produksi akan terganggu jika persediaan sarana produksi kurang. Penawaran beras pada daerah tertentu cenderung menurun karena banyak lahan pertanian yang berubah fungsi menjadi daerah industri.

Peningkatan jumlah produsen

Faktor yang mempengaruhi penawaran adalah jika penjualan suatu produk mendatangkan keuntungan, hal ini akan mendorong pemodal-pemodal baru memasuki usaha tersebut. Contohnya, jika pertanian jeruk dianggap enguntungkan, banyak pihak lain yang beralih profesi menjadi petani jeruk. Dengan bertambahnya produsen baru ini, maka penawarn jeruk akan bertambah.

Peristiwa alam

Faktor yang mempengaruhi penawaran adalah alam bagi kehidupan manusia tidak selalu memberikan keuntungan, tetapi bisa juga mendatangkan kerugian. Jika terjadi bencana alam seperti banjir atau musim kemarau yang berkepanjangan, hasil panen padi berkurang drastis. Kejadian-kejadian seperti iini akan mengurangi penawaran barang.

Ekspetasi atau harapan produsen

Faktor yang mempengaruhi penawaran adalah seperti halnya konsumen, produsen pun mempunyai harapan atau ekspetasi akan situasi masa depan. JIka produsen memperkirakan bahwa situasi perekonomian satu tahun mendatang akan membaik, pada saat ini mereka memproduksi lebih banyak barang dan jasa untu dijual. Sebaliknya jika mereka memperkirakan bahwa situasi perekonomian akan memburuk di masa datang, mereka cenderung tidak meningkatkan produksi.

Harga brang dan jasa lain

Faktor yang mempengaruhi penawaran jika penawaran suatu barang meningkat, penawaran barang pelengkapnya juga meningkat. Misalnya jika harga komputer PC meningkat, penawaran komputer PC meningkat. Hal ini selanjutya akan mendorong produsen untuk meningkatkan pula penawarn flas disk, printer, meja komputer atau berbagai barang yang menjadi pelengkap komputer. Oleh karena itu ketika harga komputer meningkat penawaran flash disk, printer dan lain-lain pun meningkat meskipun harga barang-barang ini tidak berubah. Sementara itu jika penawaran suatu barang meningkat penawarn barang subtitusinya menurun. Misalnya teh dan kopi. Ketika harga teh meningkat, produsen akan beramai-ramai menjual teh sehingga penawaran teh meningkat. Karena lebih tertarik menjual teh, maka penawaran kopi menurun.

Itulah beberapa pengertian dan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran. Semoga bermanfaat untuk teman-teman.

beniherawan.xyz
Blogger tapi malas nulis artikel

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter