Langsung ke konten utama

Postingan Terbaru

Rumus Sandi AZ Dalam Pramuka

PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU ONLINE (JUKNIS PPDB ONLINE) KAL-BAR 2020

PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU ONLINE (JUKNIS PPDB ONLINE) KAL-BAR TAHUN 2020.

A. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan langkah awal kegiatan proses pendidikan  di bidang persekolahan khususnya pada pendidikan menengah yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi. Pelaksanaan PPDB tersebut perlu dirancang secara matang melalui asas/prinsip terbuka dan akuntabel.

Berdasarkan prinsip tersebut, untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan PPDB bagi Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di wilayah Provinsi Kalimantan Barat Tahun Pelajaran 2020/2021, maka perlu disusun Petunjuk Teknis PPDB SMA dan SMK (secara online) Tahun Pelajaran 2020/2021 oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat. Adapun dasar pelaksanaan PPDB Online bagi peserta didik baru sesuai dengan Permendikbud No 44 Tahun 2019 tentang PPDB terbagi menjadi 4 jalur, yaitu melalui Jalur Zonasi, Jalur Prestasi, Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali dan Jalur Afirmasi serta SE Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dan Pergub Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Pada Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Provinsi Kalimantan Barat

2. Dasar Pelaksanaan

a. Peraturan  Menteri  Pendidikan  Nasional  Nomor  :  44  Tahun  2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada TK/SD/SMP/SMA dan SMK

b. SE Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19)

c.  Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Pada Jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA),  Sekolah Menengah   Kejuruan   (SMK), dan Sekolah  Luar Biasa (SLB) Provinsi Kalimantan Barat.

3. Tujuan

a. Memberi kesempatan seluas-luasnya bagi penduduk usia sekolah agar memperoleh layanan Pendidikan yang sebaik-baiknya sesuai dengan aturan yang berlaku
b. Memberi  kesempatan  kepada  peserta  didik  dari  keluarga  tidak mampu.
c.  Menjaring peserta didik baru berprestasi di bidang IPTEK, Olahraga, Seni Budaya dan Kepramukaan.
d. Memberi kesempatan peserta didik baru yang berkebutuhan khusus atau inklusif.

B. KETENTUAN UMUM PENDAFTARAN

(1)   Calon peserta didik baru harus mempertimbangkan jarak tempat tinggal dengan sekolah tujuan.
(2)   Calon peserta didik baru hanya diijinkan mendaftar sekali, dan setelah terdaftar tidak dapat mencabut kembali pendaftaran, untuk setiap jalur pendaftarannya.
(3)   Calon  peserta  didik  baru  hanya  dapat  memilih  1  (satu)  jenis  satuan

Pendidikan tujuan saja yaitu SMA atau SMK.

(4)   Calon  Peserta Didik tidak dapat  pindah jalur pendaftaran jika sudah memilih jalur pendaftaran.
(5)  Calon Peserta Didik Melakukan pengukuran jarak sendiri saat pra pendaftaran dan pendaftaran untuk pra pendaftaran perubahan kordinat hanya maksimal 5 kali jika terjadi kesalahan dalam penyesuaian kordinat lokasi oleh pendaftar
(6)   Calon peserta didik baru yang diterima di sekolah tujuan, wajib menaati pelaksanaan Wawasan Wiyata Mandala, termasuk ketentuan peraturan sekolah yang berlaku dan membuat surat pernyataan yang ditetapkan kemudian oleh masing-masing sekolah.
(7)   Calon peserta didik baru yang telah diterima (lulus seleksi) wajib mendaftar ulang dengan menyerahkan tanda bukti atau berkas yang sudah diunggah (upload) saat pendaftaran sesuai jadwal yang ditentukan.
(8)   Dokumen yang di unggah (upload) adalah sesuai dengan dokumen asli, calon Peserta Didik tidak boleh menambah atau mengurangi dokumen asli.
(9)   Untuk daerah yang di dalamnya terdapat satuan pendidikan  baik SMA maupun SMK yang memiliki kekhasan tertentu yaitu jumlah penduduk usia sekolah tidak dapat memeneuhi ketentuan jumlah peserta dalam 1(satu) rombongan belajar, sekolah berasrama dan program keahlian tertentu yang memiliki kekhususan akan diperlakukan ketentuan tersendiri.
(10) Memiliki Surat keterangan Kelulusan yang dikeluarkan oleh sekolah asal dengan menunjukkan aslinya saat verifikasi berkas fisik
(11) Kartu   Keluarga   (KK)   yang   digunakan   untuk   syarat   kelengkapan pendaftaran adalah KK yang diterbitkan minimal 1 Tahun pada saat tanggal prapendaftaran 2 juni 2020.
(12) Kartu Keluarga dapat diganti dengan surat keterangan domisili dari rukun tetangga atau rukun warga yang dilegalisir oleh lurah / kepala desa atau pejabat yang berwenang menerangkan bahwa calon peserta didik yang bersangkutan telah berdomisili paling singkat 1 (satu) tahun sejak diterbitkannya surat keterangan domisili
(13) Bukti prestasi diterbitkan paling singkat 6 bulan dan paling lama 3 tahun sejak tanggal pendaftaran PPDB 2 Juni 2020
(14) Penerimaan peserta didik baru dengan sistem online di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat untuk Tahun Pelajaran 2020/2021 pada SMA dan SMK tidak dipungut biaya.
(15) Untuk Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali calon peserta didik baru hanya diperkenankan  mendaftar pada satu sekolah tujuan  pada saat pendaftaran
(16) Untuk Jalur Zonasi calon peserta didik baru diperkenankan mendftar untuk memilih tiga sekolah sebagai pilihan pada saat pendaftaran
(17) Untuk Jalur Prestasi calon peserta didik baru diperkenankan mendftar untuk memilih tiga sekolah sebagai pilihan pada saat pendaftaran
(18) Untuk Jalur Afirmasi calon peserta didik baru diperkenankan mendftar untuk memilih tiga sekolah sebagai pilihan pada saat pendaftaran
(19) Jika daya tampung pada zonasi yang sama tidak tersedia, peserta didik disalurkan ke Sekolah lain dalam zonasi terdekat dan dapat melibatkan satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat sesuai kriteria yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah.
(20) Untuk Sekolah di kabupaten yang tidak terjangkau peta dalam google maps bisa menggunakan moda radius untuk penentuan jarak domisili ke sekolah tujuan.

C. PERSYARATAN PESERTA

1. Sekolah Menengah Atas (SMA)

a) Telah lulus SMP, SMP Terbuka, SMPLB dan MTs, memiliki Ijazah dan STL/STK atau Surat Keterangan Lulus dari sekolah (disertai nilai rata- rata raport semester 1 s.d 5 mata pelajaran Ujian Nasional) untuk lulusan pada tahun pelajaran 2020/2021 dan sebelumnya.
b) Program Paket B memiliki ijazah dan STL Program Paket B Setara SMP Lulus pada tahun pelajaran 2020/2021 dan sebelumnya.
c) Berusia  maksimal  21  tahun  pada  saat  Pendaftaran  tahun  pelajaran 2020/2021 (tanggal 1 Juli 2020).
d) Tidak      sedang      terlibat      dalam      tindak      pidana,      narkoba.

2. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

a) Telah lulus SMP, SMP Terbuka, SMPLB dan MTs, memiliki Ijazah dan STL/STK atau Surat Keterangan Lulus dari sekolah (disertai nilai rata- rata raport semester 1 s.d 5  mata pelajaran Ujian Nasional) untuk lulusan pada tahun pelajaran 2020/2021 dan sebelumnya.
b) Program Paket B memiliki ijazah dan STL Program Paket B Setara SMP Lulus pada tahun pelajaran 2020/2021 dan sebelumnya.
c)  Berusia maksimal 21 tahun pada saat Pendaftaran tahun pelajaran 2020/2021 (tanggal 1 Juli 2020).
d) Tidak sedang terlibat dalam tindak pidana, narkoba.
e)  Memenuhi syarat  sesuai  dengan  ketentuan spesifik  bidang/program keahlian di sekolah yang dituju.
f) Calon  peserta  didik  baru  untuk  bidang  keahlian   tertentu  yang memerlukan test buta warna harus menyerahkan surat keterangan tidak buta warna dari dokter.
g)  Terkait dengan point e dan f di atas,  berikut penjelasannya terkait pandemi COVID19:
1) Nilai  bakat  minat  di  ambil  dari  pembobotan  nilai  raport  Mata Pelajaran yang Ujian Nasional sebesar 30% saat pendaftaran;
2) Menyerahkan  hasil tes kesehatan  (tidak buta  warna) dari dokter

Pemerintah khususnya untuk bidang keahlian tertentu;

D. JALUR PENDAFTARAN

1.  Jalur Zonasi (SMA)

a) Jalur  Zonasi  merupakan  jalur  untuk  calon  peserta  didik  yang memprioritaskan jarak tempat tinggal terdekat Sekolah dalam zonasi yang ditetapkan. Jumlah peserta didik diterima paling sedikit adalah 50% (lima puluh persen) dari total jumlah keseluruhan daya tampung sekolah yang dibagi 2% untuk anak penyandang disabilitas.
b) Data  zonasi  berdasarkan  batas wilayah  administrasi  daerah  yang dituangkan dalam bentuk pengelompokkan daerah (zona 1, zona 2 dan zona selain zona 1 dan zona 2).

Ketentuan Zonasi:

1) Zona   1   (satu)   adalah   kumpulan   kelurahan-kelurahan   pada kecamatan sehingga kecamatan pada sekolah yang bersangkutan adalah zona 1 (satu);
2) Zona  2  (dua)  adalah  kecamatan-kecamatan  yang  berbatasan dengan kecamatan zona 1 (satu);
3) Zona di luar zona 1 dan zona 2 merupakan zona berbasis kab/kota di Kalimantan Barat artinya pendaftar dari seluruh kabupaten Kota bisa mendaftar di seluruh kabupaten kota, tapi tetap di hitung dengan jarak;
c) Perhitungan jarak menggunakan rute jalan dengan moda driving (mobil), ride (sepeda/motor) dan walking (jalan kaki) antara domisili (KK) calon peserta didik dengan sekolah, dan perhitungan moda sesuai dengan aplikasi PPDB yang di pakai saat prapendaftaran.
d) Bukti  yang  diupload  oleh  calon  peserta  didik  di  sistem  aplikasi pendaftaran online disertai dengan surat pernyataan dari orang tua/wali peserta didik yang menyatakan bersedia diproses secara hukum apabila terbukti memalsukan bukti yang diupload dan bersedia mengundurkan diri dari gugur dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru tahun 2020.

2.       Jalur Prestasi (SMA)

a) Jalur Prestasi adalah Jalur yang diperuntukan bagi para calon peserta di dalam dan di luar jalur zonasi yang memiliki prestasi
b) Jumlah peserta didik diterima  adalah 30% (tiga puluh persen) dari total jumlah keseluruhan daya tampung sekolah. Dengan pembagian kouta prestasi yaitu :
1. Nilai rata – rata semester 1 (satu) s.d 5 (lima) mata pelajaran ujian nasional sebesar 25%
2. Nilai Prestasi akademik dan nonakademik 5%
c)  Prestasi Nonakademik yang diakui dan diperhitungkan adalah prestasi dari kejuaraan yang diselenggarakan oleh Pemerintah atau lembaga yang diakui dan yang bekerjasama dengan pemerintah, bersifat berjenjang mulai tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi sampai dengan Nasional atau Internasional.
d) Menyerahkan     fotokopi     sertifikat/piagam     penghargaan     yang dikeluarkan oleh Pemerintah atau lembaga yang diakui dan yang bekerjasama dengan pemerintah dengan menunjukkan aslinya.
e)  Jika jalur prestasi tidak terpenuhi maka secara otomatis akan di alihkan ke jalur zonasi
f) Bukti yang diupload oleh calon peserta didik di sistem aplikasi pendaftaran online disertai dengan surat pernyataan dari orang tua/wali peserta didik yang menyatakan  bersedia diproses secara hukum apabila terbukti memalsukan bukti yang diupload dan bersedia mengundurkan diri dari gugur dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru tahun 2020.

3.       Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua / Wali (SMA)

a) Jalur ini diperuntukan bagi calon peserta didik yang berdomisili di luar zonasi dan prestasi dari sekolah dengan acuan perpindahan tugas orang tua/wali antar kabupaten / kota atau antar provinsi serta untuk anak pendidik dan tenaga kependidikan  yang mengajar dan bertugas pada sekolah yang bersangkutan.
b) Jumlah peserta didik diterima paling banyak adalah 5% (lima persen) dari total jumlah keseluruhan daya tampung sekolah. Jika jalur perpindahan orang tua siswa tidak memenuhi kuota 5% maka kelebihan kuota akan diberikan kepada jalur prestasi.
c)  Menyerahkan surat keterangan/surat tugas orang tua dari instansi terkait maksimal 3 (tiga) tahun.
d) Bukti yang diupload oleh calon peserta didik di sistem aplikasi pendaftaran online disertai dengan surat pernyataan dari orang tua/wali peserta didik yang menyatakan bersedia diproses secara hukum apabila terbukti memalsukan bukti yang diupload dan bersedia mengundurkan diri dari gugur dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru tahun 2020.

4.       Jalur Afirmasi

a) Jalur  ini  diperuntukan  bagi    calon  peserta  didik  dlam  program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah diterima dengan kuota 15% (lima belas persen)
b) Peserta Didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu sebagaimana dibuktikan dengan keikutsertaan peserta didik dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau pemerintah Daerah
c) Peserta didik yang masuk melalui jalur afirmasi merupakan peserta didik yang berdomisili di dalam dan luar wilayah zonasi sekolah yang bersangkutan
d) Bukti keikutsertaan dalam proses penangan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah dilengkapi dengan surat pernyataan dari orang tua/wali peserta didik yang menyatakan bersedia diproses secara hukum apabila terbukti memalsukan bukti keikutsertaan dalam proses penanganan keluara tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah
e) Bukti keikutsertaan dalam proses penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah yang digunakan berupa kartu KIP, PIP, KKS-PKH harus sesuai antara nama orang tua di Kartu Keluarga (KK) dengan nama pemilik Kartu KIP, PIP dan KKS_PKH.

5.       Jalur Reguler (SMK)

a. Jalur Reguler yaitu sistem seleksi yang dipersiapkan secara terbuka untuk semua calon peserta didik untuk mendaftar pada jenjang SMK.
b. Jalur  Reguler  ditentukan  dari  Jumlah  Nilai  Rata  –  Rata  raport semester 1 (satu) s.d 5 (lima) Mata Pelajaran yang di Ujian Nasional kan sebesar 70% dan diakumulasikan dengan nilai bakat-minat (pembobotan nilai semester 1 (satu)  s.d 5 (lima) mata pelajaran ujian nasional) sebesar 30%.
c. Bukti yang diupload oleh calon peserta didik di sistem aplikasi pendaftaran online disertai dengan surat pernyataan dari orang tua/wali peserta didik yang menyatakan bersedia diproses secara hukum apabila terbukti memalsukan bukti yang diupload dan bersedia mengundurkan diri dari gugur dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru tahun 2020.

E.  TATA CARA PENDAFTARAN PPDB ONLINE

Sebelum pelaksanaan pendaftaran PPDB Online dimulai, pendaftar :

1. Melakukan prapendaftaran secara online/mandiri dari rumah saja melalui Handphone (HP), Komputer atau Laptop melalui laman ppdb.kalbarprov.go.id hal – hal yang perlu dipahami selama praregistrasi:
- Pendaftar  membuat  akun  berdasarkan  NISN  dan  melengkapi  data sesuai petunjuk isian form pra registrasi data pribadi, alamat dan data prestasi
-     Memilih Jenjang SMA atau SMK
- Jika NISN tidak ada pada database PPDB online saat pembuatan akun, maka pendaftar harus membuat akun dan mengisi NISN dan NISN sesuai dengan nisn yang pada pada raport pendaftar. Berikut ketentuan prapendaftaran :

a.    Pilihan Sekolah Jenjang SMA

a) mengisi Data Pribadi salah satunya Nilai raport Mapel UN, NIK dan No. KK;
b) mengisi alamat dan memastikan alamat sesuai dengan KK serta melakukan pengukuran jarak sendiri oleh pendaftar;
c) mengisi prestasi akademik dan non akademik jika ada dan akan mendaftar melalui jalur prestasi akademik atau non akademik;
d) memasukan data dukomen perpindahan orang tua jika akan mendaftar menggunakan jalur perpindahan orang tua;
e) memasukan data surat keterangan domisili jika menggunakan surat keterangan domisili;
f) mengisi data PKH, PIP dan KIP untuk calon pendaftar yang menggunakan jalur siswa tidak mampu / afirmasi; dan
g) mengisi  form  surat  pernyataan  orang  tua  pendaftar  setuju dengan data yang di isi oleh pendaftar baik melalui jalur zonasi, jalur prestasi jalur perpindaham oramg tua siswa dan jalur afirmasi   yang bersedia diproses secara hukum bagi calon peserta didik yang memalsukan semua data data yang di masukan oleh pendaftar pada sistem PPDB.

b.    Pilihan Sekolah Jenjang SMK

a)  Mengisi Data Pribadi salah satunya Nilai raport Mapel UN, NIK dan No. KK;
b)  Mengisi data PKH, PIP dan KIP untuk calon pendaftar yang menggunakan jalur siswa tidak mampu / afirmasi;
c)  Mengisi form pernyataan orang tua pendaftar setuju dengan data yang di isi oleh pendaftar dan bertanggung jawab atas kebenaran data yang di masukan oleh pendaftar pada sistem PPDB;
2. Melakukan Pendaftaran secara Online/Mandiri dari rumah saja melalui HP,   Komputer   atau   Laptop,   melalui   laman   ppdb.kalbarprov.go.id Berikut tahap – tahap saat pendaftaran;
2.1. Memilih Sekolah tujuan pendaftaran sesuai pilihan jenjang pada saat pra pendaftaran
2.2. Mengunggah (upload) dokumen hasil scan atau hasil foto berwarna format dan ukuran lihat pada form upload. Dukomen yang di upload sesuai dengan dokumen yang di isi saat pra pendaftaran.
3.      Verifikasi berkas fisik saat pendaftaran ulang.
Jika peserta didik dinyatakan diterima pada sekolah tujuan pendaftaran, maka sesuai penjadwalan pendaftar yang di terima harus membawa dokumen asli yang di unggah (upload) saat pendaftaran, pastikan semua dokumen fisik yang di bawa sesuai dengan dokumen yang di unggah

F.  ATURAN PEMILIHAN SEKOLAH TUJUAN

1. Pemilihan Sekolah Tujuan Jenjang SMA
a. Untuk Jalur Zonasi dan jalur Prestasi, Calon peserta didik dapat memilih maksimal 3 (tiga) sekolah sebagai sekolah tujuan.
b. Untuk Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali, Calon peserta didik hanya dapat memilih 1 (satu) sekolah sebagai sekolah tujuan.
c. Calon peserta didik hanya diijinkan mendaftar sekali, untuk semua jenjang SMA atau SMK dan setelah mendaftar tidak dapat mencabut kembali pendaftarannya
d. Calon peserta didik hanya dapat memilih satu satu jalur.

2. Pemilihan Sekolah Tujuan SMK
a. Calon peserta didik dapat memilih maksimal 3 (tiga) pilihan kompetensi sebagai sekolah tujuan.
b. Calon  peserta  didik  hanya  diijinkan  mendaftar  sekali,  dan  setelah terdaftar tidak dapat mencabut kembali pendaftarannya.

G. DASAR SELEKSI

1. Jalur Zonasi SMA
Seleksi penerimaannya secara berurutan berdasarkan pada:

a) jarak domisili KK dengan sekolah tujuan;
b) waktu Pendaftaran lebih awal.

2. Jalur Prestasi SMA

Seleksi penerimaannya secara berurutan berdasarkan pada:

a) Jalur prestasi dari nilai rata mapel un;
b) Jumlah bobot poin prestasi (akademik dan nonakademik); dan
c)  Waktu Pendaftaran lebih awal.

3. Jalur Perpindahan Tugas Ortu/Wali SMA

Seleksi penerimaannya secara berurutan berdasarkan pada:
a) surat perpindahan tugas orang tua/wali; dan
b) waktu Pendaftaran lebih awal.

4. Jalur Afirmasi

Seleksi penerimaannya secara berurutan berdasarkan pada:

a) Kartu  yang  menyatakan  keikutsertaan  peserta  didik  dalam  program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah dengan bukti kartu KIP,PIP,KJP, KKS-PKH
b) Jika daya tampung tidak memenuhi maka seleksi dilakukan berdasarkan jarak domisili Kartu Keluarga (KK)  dengan sekolah tujuan.

5. Jalur Reguler SMK

Seleksi penerimaannya secara berurutan berdasarkan pada:
1. Nilai rata – rata semester 1 s.d 5 Mata Pelajaran UN (NS);
2. Nilai Bakat Minat (pembobotan semester 1 s.d 5 mata pelajaran UN) (NB);
3. Waktu Pendaftaran lebih awal; dan
4. NA = 70% NS + 30% NB (nilai pembobotan)

H. PAGU CALON PESERTA DIDIK

1. Pagu calon peserta didik baru maksimal 36 peserta didik dalam 1 (satu) rombel.
2. Jumlah rombongan belajar dalam satuan pendidikan ditentukan sesuai dengan kapasitas sarana prasarana sekolah secara proporsional
3. Sekolah menginformasikan jumlah siswa tidak naik kelas per rombel kelas X
4. Sekolah menginformasikan jumlah siswa perbatasan yang diterima di sekolah penyelenggara PPDB
5. Sekolah menginfromasikan anak guru jenjang SMA/SMK.

I.   KETENTUAN KHUSUS

1. Calon  peserta  didik  baru  yang  sudah  dinyatakan  diterima,  apabila ternyata ditemukan kondisi yang tidak sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Petunjuk Teknis, dinyatakan GUGUR.

2. Jika ditemukan kesengajaan pemalsuan dokumen jarak atau alamat oleh pendaftar, maka satuan pendidikan berhak menggugurkan calon peserta didik dan sanksi sesuai perundang undangan yang berlaku.

3. Lembaga Pendidikan dalam penerimaan peserta didik baru yang tidak mengacu pada ketentuan dalam Petunjuk Teknis, akan berakibat kepada proses pengisian dapodik dan penerimaan bantuan pemerintah.

4. Sistem penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2020/2021 harus sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat. Jika ada pelaksanaan penerimaan peserta didik baru di luar ketentuan petunjuk teknis, maka bukan merupakan tanggung jawab Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat.

J.  LAIN-LAIN

Penerimaan Calon Peserta Didik dari Sekolah Asing (Luar Negeri) :

1. Penerimaan peserta didik kelas 1 (satu) dari sekolah asing (luar negeri) dilakukan melalui seleksi khusus yang dilakukan oleh sekolah yang akan dituju.
2. Calon   peserta   didik   yang   berasal   dari   sekolah   asing  (luar   negeri) sebagaimana dimaksud ayat 1 terlebih dahulu harus mendapat rekomendasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat.
3. Kanal informasi untuk pelaksanaan penerimaan peserta didik baru tahun 2020 di nomor whatsapp 082153932868.
4. Kanal  informasi  di  satuan  Pendidikan  untuk  pelaksanaan  penerimaan peserta didik baru tahun 2020 bisa dilihat didashboard pada aplikasi

K. JADWAL PELAKSANAAN


L.  LAMPIRAN

1. Tabel Zonasi (berdasarkan jarak tempuh darat)

ZONASI BERDASARKAN JARAK TEMPAT TINGGAL (DOMISILI)
2.  Tabel Prestasi

i.  Bersifat kompetitif :

ii.  Bersifat nonkompetitif :

iii.  Prestasi nonakademik pada minat mata pelajaran bersifat kompetitif yang  diselenggarakan  Instansi/Lembaga  Pemerintah  Pusat  sesuai bidangnya :




Komentar

Postingan Populer

Kombinasi Gerak Dominan dalam Senam

Kombinasi Gerak Dasar Jalan, Lari, Lompat, dan Lempar

Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Bola Besar

Dasar-Dasar Penyelamatan Diri di Air

Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Bola Kecil

Variasi Gerak Dasar Pencak Silat

Soal UAS Penjaskes SD Kelas 5 Semester 2 K13