Biografi Carl Zeiss Seorang Ahli Kacamata

Posting Komentar

Carl Zeiss lahir pada tanggal 11 September tahun 1816 di Weimar, Jerman. Ia seorang ahli kacamata yang dikenal masyarakat lewat perusahaan yang dibangunnya, Zeiss sendiri memberi sumbangan yang besar terhadap cara pembuatan lensa yang telah membantu  pembuatan lensa di zaman modern. Zeiss mulai terkenal pada tahun 1840-an ketika ia berhasil menciptakan lensa berkualitas tinggi yang menghasilkan pandangan yang sangat jelas. Lensa tersebut dibuatnya di bengkel kerja yang didirikannya di kota Jena. Di situlah ia mulai kariernya sebagai seorang pembuat lensa. Pada mulanya, lensa-lensa yang dibuatnya khusus digunakan untuk membuat mikroskop, tetapi ketika kamera sudah ditemukan, perusahaannya mulai membuat lensa-lensa berkualitas tinggi untuk digunakan pada kamera. Zeiss meninggal pada tanggal 3 Desember 1888 di Jena, Jerman, tempat yang menjadi awal keberhasilannya.

Masa pendidikan Zeiss diawali dengan sekolah dasar dan menengah di tempat kelahirannya. Setelah itu, ia magang kepada Dr. Friedrich Korne, seorang mekanik dan pemasok barang-barang. Kemudian zeis masuk ke Universitas Jenna dan belajar matematika, fisika, antropologi, ilmu mineral dan optik. Setelah selesai, ia mendirikan bengkel kerja kecil dengan peralatan seadanya. Banyak lensa yang dibuatnya, tapi ia baru mulai dikenal orang pada tahun 1847, ketika ia memiliki pegawai magang yang pertama. Pada tahun yang sama, bekas majikannya, Dr. Korne, meninggal dunia. Hal ini memberikan dorongan kepadanya untuk mengabdikan hidupnya dalam bidang mikroskop.

Pada tahun 1847, Carl Zeiss mulai membuat mikroskop secara penuh waktu. Inovasi yang berhasil diciptakannya pertama kali adalah membuat mikroskop yang lebih sederhana daripada yang sudah ada. Mikroskop tersebut hanya menggunakan satu lensa dan hanya dipakai dalam pekerjaan pembedahan. Pada tahun pertama, ia berhasil menjual sekitar 23 mikroskop jenis tersebut. Kemudian, ia merasa bahwa ia memerlukan tantangan baru, maka mulailah ia membuat mikroskop gabungan yang memiliki lebih dari dua lensa. Merek pertama yang dibuatnya diberi nama Stand I yang mulai dipasarkan pada tahun 1857.

Pada tahun 1861, Zeiss menerima medali emas karena rancangan-rancangan mikroskop yang telah dibuatnya pada acara Pameran Industri Thuringain. Pada saat itu, ia telah memiliki 20 orang karyawan, dan usahanya terus berkembang. Pada tahun 1866, perusahaan tersebut menjual mikroskop yang keseribu. Ia terus menjalankan usahanya selama beberapa tahun berikutnya dan merasa bahwa ia telah mencapai puncak kariernya. Tetapi, pada tahun 1872, ia berkenalan dengan Dr. ernest Abbe, seorang ahli fisika yang kemudian bergabung dengannya. Kerjasama keduanya ternyata mengantarkan mereka ke penemuan "rumus sinus Abbe", yakni semacam persamaan matematik yang harus dipenuhi dalam pembuatan lensa agar lensa tersebut menghasilkan pandangan yang tajam.

Pada waktu itu, lensa-lensa buatan buatan Zeiss sudah merupakan yang terbaik yang pernah ada. Secara teoristis, rumus Abbe tersebut akan mampu meningkatkan kualitas lensa dengan sangat signifikan. Masalahnya adalah di masa itu belum ada jenis kaca yang cukup kuat untuk mencoba teori tersebut.

Untunglah, Abbe berkenalan dengan Otto Scott, ahli kimia kaca berumur 30 tahun yang baru saja meraih gelar doktor. Mereka bekerjasama dan tak lama kemudian berhasil menciptakan kaca yang mampu memenuhi rumus Abbe secara penuh. Penemuan tersebut memungkinkan Zeiss dan kawan-kawan membuat mikroskop modern dengan lensa apokromatik yang menghasilkan pandangan sangat tajam dan nyaris tanpa penyimpangan warna sama sekali.

Rupanya, keberhasilan tersebut tepat sekali waktunya. Jika tidak, mungkin Zeis tidak akan pernah dapat mewujudkannya, karena tak beberapa lama sesudah itu, ia dipanggil menghadap Tuhan pada tanggal 3 desember 1888.

Sampai sekarang, perusahaan Carl-Zeiss-Stifftung tetap dikenal sebagai pembuat segala jenis peralatan optik yang terkenal di seluruh dunia.

Related Posts

Posting Komentar