4 Pemanfaatan Waktu Luang untuk Kesehatan

Posting Komentar

 1. Gerak Badan

"Men Sana in Corpore Sano" artinya" Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat". Salah satu cara untuk menunjang tercapainya pepatah tersebut adalah dengan berolahraga. gerak badan yang tepat dan teratur sangat berguna untuk kesegaran Jasmani dan kesehatan tubuh.

4 Pemanfaatan Waktu Luang untuk Kesehatan

Untuk orang yang bekerja dengan pikiran dan sedikit menggerakkan tubuhnya akan mendapat gangguan penyakit tertentu. Oleh sebab itu, seharusnya kita melakukan olahraga di waktu senggang. Berikut adalah dampak berolahraga untuk tubuh.

  • Otot-otot tubuh dengan baik dan serasi serta ada kelenturan yang baik.
  • Pertumbuhan dan perkembangan bagian-bagian badan yang harmonis.
  • Memperbaiki otot-otot usus sehingga peristaltik (gerakan) usus teratur dan baik, serta menghilangkan sembelit.
  • Memperbaiki sirkulasi darah (peredaran darah)
  • Pernapasan dalam dan cepat sehingga paru-paru jadi sehat dan dapat melakukan fungsinya dengan baik.
  • Pembakaran hidrat arang dan lemak dengan baik, sehingga nafsu makan baik dan pencernaan sempurna.
  • Sebagai variasi, serta rekreasi yang akibatnya secara tidak langsung tercermin dalam air muka yang cerah dan banyak senyum.

2. Rekreasi

Rekreasi atau "re-creation" berarti kesukaan atau kesenangan. Pengertian lain adalah menciptakan kembali, mengembalikan sesuatu yang keluar atau hilang. Banyak macam olahraga yang dijadikan suatu rekreasi, misalnya : berburu, memancing dan sebagainya.

Banyak juga kegiatan yang dapat dijadikan rekreasi, misalnya : darmawisata, ke taman marga satwa, ke museum, ke desa yang tentram, dan istirahat di gunung. Kegiatan-kegiatan itu untuk mengembalikan energi yang hilang ataupun menyegarkan pikiran dan penjernihan perasaan yang kalut. Hubungannya dengan kesehatan pribadi ialah didapatkan kesegaran jasmani maupun kesehatan mental kembali, sehingga dapat mengerjakan pekerjaan (tugas) sehari-hari dengan tenaga baru dan pikiran yang jernih.

3. Istirahat

Istirahat tidak hanya mengurangi aktivitas otot, akan tetapi juga meringankan ketegangan pikiran, dan menentramkan rohani. Istirahat dapat dipenuhi dengan bermacam cara, misalnya: mendengarkan radio, menonton televisi, mengobrol dengan teman, tidur-tiduran, melihat perlombaan, membaca buku atau baca majalah, dan lain sebagainya. Guna istirahat bagi tubuh antara lain:
  • Melepaskan masalah.
  • Memberi kesempatan pada tubuh untuk membentuk kekuatan baru, sebab waktu istirahat sel-sel dalam tubuh menghisap zat-zat makanan yang ada dalam darah untuk membina kekuatan kembali.
  • Menambah kesegaran dan kekuatan.
  • Memperpanjang umur sel-sel tubuh.
Waktu dan lamanya istirahat
  • Di antara jam kerja atau belajar (pagi hari lebih kurang jam 10.00 waktu istirahat 10-15 menit)
  • Siang hari sebelum makan siang, waktu istirahat 15-20 menit sesudah makan waktu istirahat 30-60 menit.
  • Sore hari, sebelum makan 60 menit, sesudah makan 60 menit.
  • Malam hari, sebelum tidur 60 menit. Akibat kurang istirahat: kelelahan, susah tidur, gampang terkena penyakit, makan kurang nafsu, sukar buang air besar, nyeri otot, dan gangguan kerja kelenjar-kelenjar tubuh.

4. Tidur 

Tidur sebaiknya pada malam hari lamanya 6 jam. Tidur adalah cara yang paling baik untuk mendapatkan istirahat. Bila kurang tidur, kesehatan tubuh kita dapat terganggu. Hanya sedikit orang yang dapat hidup dengan tidur yang kurang. Akibatnya kurang tidur pada tubuh begitu terasa, akan tetapi lama kelamaan akan semakin terasa akibatnya.

Gejala-gejala umum dari kurang tidur antara lain: kelopak mata sayu, pucat, muka muram dan juga pucat, badan lemah, kurang kegairahan bekerja, dan lain-lain.

Usaha-usaha agar dapat tidur dengan baik:
  • Tidur dalam satu kamar, tidak terlalu sesak oleh barang-barang dan tidak pula terlalu penuh.
  • Keadaan di dalam kamar haruslah rapi dan bersih, demikian pula alat yang dipakai untuk tidur.
  • Perasaan yang tenang, usahakanlah menghilangkan gangguan pikiran dan tidak gelisah.
  • Ventilasi yang baik (sebaiknya ventilasi silang), bukan berarti jendela-jendela harus dibuka mengusahakan ventilasi yang baik.
  • Kamar tidak terlalu panas, temparatur kamar tidak lebih dari 68 derajat F. Temparatur kamar yang baik antara 65 dan 68 derajat F, hal ini juga tergantung dari temparatur luar (kering atau berangin).
Dampak rasa lelah antara lain:
  • Memengaruhi pusat syaraf yang terlihat dengan: lekas pusing, tersinggung, bingung, gugup dan tidak tenang, berpikir lambat, kurang dapat menguasai diri.
  • Kurang semangat, perhatian tidak dapat terpusat pada sesuatu pekerjaan.
  • Kurang daya tahan menyebabkan mudah diserang penyakit infeksi.
  • Pertimbangan kurang sempurna, susah tidur, pusing.
Macam-macam kelelahan:
  1. Lelah jasmani (karena bekerja berat)
  2. Lelah rohani (banyak belajar tanpa istirahat, berbagai macam persoalan yang susah dipecahkan.

Related Posts

Posting Komentar