Biografi Dominique Jean Larrey Penemu Ambulan

Posting Komentar

Dominique Jean Larrey amat berjasa dalam memperbaiki kondisi para prajurit yang terluka di masa perang. Ia berhasil menyempurnakan teknik-teknik amputasi (pemotongan anggota tubuh yang tidak bisa berfungsi baik lagi) dan dialah penemu ambulan yang mampu mengurangi jumlah korban meninggal dengan cara segera mengangkut para prajurit yang terluka keluar dari medan perang.

Larrey lahir di sebuah desa kecil bernama Beaudean di Pegunungan Pyrenees, Perancis pada tahun 1766. Pada umur 13 tahun, ia telah menjadi yatim piatu. Karena itu, ia kemudian diasuh oleh pamannya, Alexis, yang waktu itu menjadi dokter bedah ternama di kota Toulouse. Setelah magang selama 6 tahun, ia pergi ke Paris untuk belajar kedokteran di Hotel Dieu di bawah bimbingan Desault, seorang dokter ahli bedah terkemuka. Namun, kuliahnya terganggu karena terjadi perperangan.

Setelah meninggalkan bangku kuliah pada masa itu, ia bekerja pada Kaisar Napoleon Bonaparte yang dari tahun 1792 sampai 1814 terus berperang untuk memperluas wilayahnya. Selama waktu itulah Larrey melakukan banyak perbaikan dalam cara-cara penanganan prajurit yang terluka.

Larrey mendirikan rumah sakit lapangan yang pertama di dunia dengan menempatkan tenda-tenda dekat dengan medan pertempuran, bukan di daerah yang jauh. Pada tahun 1792, ia mulai mengoperasikan ambulan yang berupa sebuah kereta yang ditarik kuda keluar masuk daerah pertempuran. Pada tahun 1794, ia menambahkan tandu atau sejenis tempat tidur pasien di dalam kereta ambulannya. Dalam perang di Mesir pada tahun 1799, ia menggunakan unta untuk menjalankan kereta-kereta ambulan tersebut.

Bersama seorang rekan dokter bedah lain, Pierre Percy, Larrey membentuk satuan "pasukan ambulan" yang mencakup sejumlah pengangkut tandu dan dokter-dikter yang terlatih. Ambulan-ambulan dan satuan kesehatan yang dibentuk Larry amat mengesankan Napoleon dan berhasil mengangkat moril pasukannya. Karena jasanya terhadap kaisar, ia pun dianugerahi gelar Baron oleh Napoleon.

Di samping keberhasilannya menciptakan ambulan model atau ambulan contoh yang pertama, Larrey juga ahli melakukan amputasi di medan perang. Pada suatu ketika, ia bahkan dilaporkan melakukan 200 amputasi dalam 24 jam. Karena pengalamannya menangani banyak luka menganga, ia juga menemukan bahwa sebuah luka akan lebih cepat sembuh dan tidak mudah terkena infeksi jika luka tersebut dibersihkan, kemudian dibiarkan terbuka selama beberapa hari sebelum dijahit.

Dalam pertempuran Waterloo, Larrey ditahan oleh penguasa Prusia dan dijatuhi hukuman mati. Untung sebelum hukuman tersebut dilaksanakan, ia dikenali oleh seorang dokter bedah Jerman yang kemudian mengajukan permohonan agar Larrey tidak dihukum mati, karena ia pernah menyelamatkan nyawa anak dokter bedah tersebut ketika berada dalam tahanan Perancis. ternyata permohonan tersebut dikabulkan, dan Larry dikembalikan ke Perancis. Ia menghabiskan sisa hidupnya dengan menulis dan berpraktik sebagai dokter sipil. Larrey sering dianggap sebagai dokter bedah militer modern yang pertama. Sampai kini, tulisan-tulisannya masih dijadikan sebagai sumber yang berharga dalam dunia kedokteran dan telah diterjemahkan ke berbagai bahasa. Ia meninggal pada tanggal 25 Juli 1842 di Lyon.

Related Posts

Posting Komentar