-->

Cerita Dua Tupai Loreng dan Tupai Putih

Post a Comment

 Alkisah, hiduplah dua tupai yang hidup rukun di sebuah pulau kecil yang terpencil. Mereka adalah loreng dan putih. Keduanya sangat menyukai kacang kedelai.

Loreng memiliki kebun di bagian utara. Sementara itu, Putih memiliki kebun di bagian timur. Karena sangat menyukai kacang kedelai, mereka memanfaatkan tanah di sekitar rumah untuk menanam kacang kedelai.

Kedua tupai merawat kebun mereka dengan sangat baik. Tidak mengherankan jika hasil panen mereka selalu melimpah. Untuk menyimpan hasil panen, setiap tupai memiliki lumbung di dekat rumah.

Waktu terus berjalan. Mereka memasuki musim hujan. Hujan yang sangat deras setiap sore membuat mereka tidak lagi dapat menanam kacang kedelai. Meskipun demikian, mereka tidak khawatir karena lumbung mereka telah penuh dengan kacang kedelai.

Hari berganti hari. Musim hujan biasanya hanya berlangsung dua bulan. Namun, kini telah masuk bulan keempat dan hujan masih cukup deras. Loreng mendapati kacang kedelai di lumbung tinggal sedikit. Ia awalnya berpikir untuk menyimpan sebagian kecil dari kacang kedelainya agar bisa digunakan sebagai bibit setelah musim hujan berlalu.

Suatu hari kemudian, Loreng berubah pikiran. Ia memutuskan untuk menghabiskan kacang kedelainya. Ia berpikir, Putih pasti masih menyimpan kacang kedelai untuk bibit. Ia bisa meminjamnya sedikit untuk dijadikannya bibit. Jadi, tidak masalah jika ia habiskan.

Musim hujan sudah lewat. Loreng membawa wadah dan berencana untuk pergi ke rumah Putih.

"Kamu mau kemana?" tanya Putih.

Aku mau kerumahmu. aku mau meminjam kacang kedelai untuk dijadikan bibit," Jawab Loreng.

"Aku juga mau kerumahmu untuk hal sama." lanjut Putih yang diikuti tawa keduanya.

"Baiklah. Tampaknya musim ini kita akan cukup menikmati buah-buahan," pungkas Loreng.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter